Satu Warga Positif Covid-19, Dusun di Purbalingga Lakukan Local Lockdown: Tiap KK dapat Rp 50 Ribu

Pemdes lakukan local lockdown karena takut virus corona menyebar ke desa. Dana Rp. 50 ribu per KK per hari tersebut diberikan berupa paket sembako.


zoom-inlihat foto
lockdown-gunungwuled-corona-covid-19.jpg
(KOMPAS.COM/Dok. Pemdes Gunungwuled)
Pemerintah Desa Gunungwuled, Kecamatan Rembang, Purbalingga, Jawa Tengah menerapkan local lockdown untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19), Sabtu (28/3/2020).


Pemdes lakukan local lockdown karena takut virus corona menyebar ke desa. Dana Rp. 50 ribu per KK per hari tersebut diberikan berupa paket sembako.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Satu warga di Dusun Bawahan, Gunungwuled, Rembang, Purbalingga, Jawa Timur dinyatakan positif Covid-19.

Sempat dirawat di RSUD Goeteng, kodisi kesehatan warga tersebut membaik.

Meskipun demikian, pihak rumah sakit mengimbau warga tersebut untuk melakukan isolasi mandiri.

Benar, beberapa hari setelah dipulangkan, hasil tes swab menyatakan warga tersebut positif Covid-19.

Baca: Imam Suroso Meninggal Positif Virus Corona, Diketahui Sempat Bagikan Masker ke Masyarakat

Warga desak lakukan local lockdown, jalan masuk dusun dipasang portal

Suasana kota Wuhan, China setelah ditutup karena wabah virus Corona yang berasal dari tempat ini.
Suasana kota Wuhan, China setelah ditutup karena wabah virus Corona yang berasal dari tempat ini. (AFP)

Informasi tersebut kemudian menimbulkan kepanikan warga Gunungwuled.

Lantaran beberapa warga desa yang selalu menjunjung tinggi solidaritas tersebut sempat menjenguk sang penderita Covid-19.

Oleh karena itu pemerintah desa (Pemdes) Gunungwuled mengambil langkah untuk melakukan local lockdown.

Yaitu dengan memutus akses masuk dan keluar satu dusun di wilayahnya.

Seperti yang diberitakan oleh Kompas.com, jalan masuk satu-satunya ke dusun di desa Gunungwuled dipasang portal.

Portal digunakan untuk menutup dusun sekaligus agar bisa menghalau semua kendaraan yang lalu-lalang.





Halaman
1234
Penulis: Maghita Primastya Handayani






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved