TRIBUNNEWSWIKI.COM - Wabah virus corona semakin meluas di Indonesia.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyampaikan data terbaru penyebaran virus corona di wilayah yang ia pimpin.
Hal tersebut disampaikan dalam Breaking News yang videonya diunggah di kanal YouTube Kompas TV, Minggu (15/3/2020).
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini menyebut ada 706 orang yang dicurigai melakukan kontak dengan pasien positif virus corona.
Baca: Menhub Positif Covid-19, Ketua DPP Demokrat Minta Pemerintah Periksa Semua Menteri hingga Presiden
Baca: Fakta Lengkap di Balik Penetapan Status Solo KLB Virus Corona
Rincian
Diberitakan Tribunnews.com, ada 256 orang yang telah selesai melakukan self isolation atau isolasi yang dilakukan secara pribadi.
Akan tetapu masih ada ratusan orang lainnya yang belum selesai melakukan isolasi sendiri.
Ridwan mengungkapkan masih ada 448 orang lagi yang masih dipantau.
"Yang dipantau yaitu orang-orang tidak masuk rumah sakit tapi dicurigai pola aktivitas sosialnya ada 706," terang Ridwan.
"Yang sudah selesai isolasi pribadinya ada 256."
"Yang masih dipantau karena waktunya belum habis ada 448," imbuhnya.
Ridwan melanjutkan, untuk pasien dalam pengawasan di Jawa Barat sendiri berjumlah 182.
Di mana 54 orang dinyatakan negatif dari virus Corona.
Sementara 28 orang masih harus menunggu hasil dari laboratorium.
Enam lainnya dinyatakan terjangkit virus Covid-19 ini.
Ridwan juga merinci enam pasien positif yang ada di wilayah Jawa Barat.
Dua dari enam pasien positif merupakan kasus 01 dan 02 yang merupakan warga Depok.
Baca: Penumpang Demam Tinggi Dilarang Naik Kereta Api: Biaya Tiket Dikembalikan Penuh
Baca: Mulai Senin, Kementerian BUMN Imbau Karyawan Bekerja di Rumah untuk Cegah Penyebaran Covid-19
Kasus ketiga di Jawa Barat merupakan warga Cianjur yang telah meninggal dunia beberapa waktu lalu.
"Kemudian PDP ada 182, terdiri dari 54 negatif, 28 masih menunggu hasil, jadi belum ada statusnya, dan enam positif," jelas Ridwan.
"Enam positif itu adalah dua warga Depok pertama kasus 01 dan 02."