Adapun perwakilan Italia di Liga Europa ada AS Roma dan Inter Milan.
Keduanya sama-sama akan menghadapi wakil Spanyol, Sevilla dan Getafe.
Baca: Hasil Liga Champions: Chelsea Alami Kekalahan Terburuk, Barcelona Kesulitan Lawan Napoli
Baca: Hari Ini Dalam Sejarah, 2 Maret 1944 - Kereta Api Terjebak di Terowongan Italia, 520 Penumpang Tewas
Sebelumnya, AIC (Asosiasi Pemain Italia) mendesak FIGC (Federasi Sepak Bola Italia) agar menghentikan Liga Italia karena penyeraban virus Corona di Italia sudah sangat mengkhawatirkan.
"Liga harus dihentikan."
"Sinyal yang dikeluarkan institusi olahraga sangat buruk."
"Berbahaya untuk bepergian masuk dan keluar dari zona merah, berbahaya untuk bermain sepak bola, berbahaya untuk berjabat tangan."
"Tim-tim bermain hari ini karena tidak kompetennya pihak yang tak punya keberanian untuk menentukan sepak bola tidak bisa lagi bersikap seolah-olah situasi darurat virus corona tidak terjadi," demikian isi pernyataan dari AIC.
Penyebab krisis corona di Italia
Persebaran virus corona atau Covid-19 ini terus meluas di beberapa negara, salah satunya di Italia, walaupun Prancis adalah negara Eropa pertama yang mengonfirmasi adanya kasus corona sebelum Italia.
Dilansir dari SCMP, Italia menjadi negara Uni Eropa pertama yang mengabaikan saran dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait larangan penerbangan menuju dan/atau dari China.
Italia tetap membuka akses untuk para turis China yang datang ketika virus yang berasal dari Wuhan itu merebak di negara tirai bambu tersebut beberapa waktu lalu.
Tidak hanya itu, penerbangan menuju China pun masih dibuka lebar oleh pemerintah Italia kala itu.
Sementara itu, seorang dewan lokal di Kota Prato, Tuscan, Italia, Marco Wong menyampaikan tindakan pemblokiran penerbangan adalah keputusan yang bijaksana.
Karena jika pemerintah masih membuka penerbangan menuju/dari China, maka mereka juga kehilangan kemampuan melacak orang-orang yang kembali dari China.
Ditambah, pemerintah Italia pun sempat mengabaikan saran dari WHO untuk menutup akses dengan China karena merasa tidak adil ketika melakukan pembatasan perjalanan.
Baca: Setelah Liga Italia, Kini Virus Corona Ancam Keberlangsungan Liga Spanyol
Baca: Darurat Virus Corona, Beberapa Pertandingan Liga Italia Ditunda
Tetapi keputusan itu akhirnya menjadi bumerang bagi mereka sendiri yang mengakibatkan ribuan warganya terjangkit virus Covid-19 hingga Selasa (10/3/2020).
Bahkan, penumpang Italia di pesawat yang tiba di Roma di Mauritius pada Senin (24/2/2020), diminta kembali ke Italia atau penumpang itu harus melakukan karangina selama dua minggu.
Italia juga menjadi negara yang batasi penerbangannya oleh beberapa negara Eropa lain seperti Bosnia, Kroasia, Serbia, Irlandia, hingga termasuk Indonesia.
(Tribunnewswiki.com/Ris)