Kekerasan terhadap Anak: Seorang Ibu Siksa Gadis 11 Tahun karena Telepon Tanya Kapan Pulang

Seorang ibu terbukti bersalah menyiksa anaknya yang berumur 11 tahun hanya karena anaknya menelepon bertanya kapan pulang


zoom-inlihat foto
kekerasan-terhadap-anak-ilustrasi-989.jpg
Pixabay
Seorang ibu menyiksa anaknya karena telepon tanya kapan pulang. (Gambar Ilustrasi)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kekerasan terhadap anak kembali terjadi.

Seorang ibu terbukti bersalah menyiksa anaknya yang berumur 11 tahun hanya karena anaknya menelepon untuk tanya kapan pulang.

Saat disiksa, sang anak dengan ketakutan merekam dirinya sendiri oleh ibunya yang sedang mabuk.

Gadis yang tak dapat disebutkan namanya ini menggunakan iPad lalu merekam kondisi dirinya setelah sang ibu memarahi dan memukulnya.

Ia dianggap mengganggu 'waktu malam' sang ibu bersama teman-teman bermainnya.

Bocah yang masih bersekolah ini ditinggal sendirian di rumah bersama adik perempuannya.

Sementara sang ibu, yang juga tak dapat disebutkan namanya ini pergi bermain hingga dini hari bersama teman-temannya.

Sang ibu, perempuan berusia 35 tahun, dikabarkan sedang mabuk saat memukul anaknya tersebut.

Serangan ibu terhadap anak ini terjadi pada dini hari (6/1/2020) setelah sang ibu pergi dengan teman-temannya pukul 08.00 malam.

Setelah ditangkap polisi, kasusnya terungkap bahwa ibu ini telah menyiksa anaknya tersebut sejak lama, bahkan saat anaknya masih berusia 4 tahun.

Setelah kasusnya digelar pada Maret 2020, ia dijatuhi hukuman oleh pengadilan, seperti dilansir Manchester Evening News, Kamis (5/3/3030).

Baca: Kekerasan Seksual Kembali Terjadi, Seorang Reporter Perempuan Dilecehkan Pria saat Siaran Langsung

Ilustrasi kekerasan
Ilustrasi kekerasan (freepik.com)

Kronologi

Gadis 11 tahun ini ditinggal sendirian bersama adik perempuannya yang masih kecil di sebuah rumah.

Ibu keduanya dilaporkan sedang bermain bersama teman-temannya.

Saat lewat tengah malam, pada pukul 01.00 dini hari, gadis 11 tahun ini menelepon ibunya untuk mencari tahu di mana keberadaannya.

Di telepon, sang ibu mengamuk dan berkata pada putrinya, "Kamu itu telah hancurkan malamku, (nanti) saat aku pulang lebih baik kamu lari".

Mengetahui ada ancaman tersebut, gadis ini kemudian menempatkan iPadnya di sudut tempat agar dapat merekam reaksi ibunya saat kembali ke rumah mereka di Shaw, Oldham, Inggris.

Dalam sebuah rekaman berdurasi 18 menit menunjukkan seorang perempuan dewasa mendorong dan menjepit putrinya ke dinding, mencekiknya hingga tak bisa bernafas.

Terlihat dalam rekaman, sang ibu juga menggunakan sepatu hak tinggi untuk menggarut kaki anaknya.

Selama aksi kekerasan terhadap anak terjadi, ibu muda ini berkata ke anaknya: "Jangan pernah kamu tak nurut aku lagi. Kamu itu tak akan pernah cocok denganku. Apa kamu pikir kamu lebih pintar dari saya? Aku tak akan memperdulikanmu".

Baca: Dewan Pers Didesak Aktifkan Pedoman Khusus Terkait Kekerasan Terhadap Jurnalis

Ilustrasi kekerasan pada perempuan.
Ilustrasi kekerasan pada perempuan. (pixabay.com)




Halaman
1234
Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved