TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sejumlah massa aktivis melakukan aksi di jalanan kota Malaysia menyusul dilantiknya Tan Sri Muhyiddin Yassin sebagai Perdana Menteri (PM) ke-8.
Sejumlah orang terlihat membawa poster bertuliskan 'Save Malaysia'.
Aksi ini muncul di tengah kemelut politik dan frustasi yang berujung terpilihnya Muhyiddin Yassin sebagai PM.
Unjuk rasa diselenggarakan oleh sebuah kelompok yang menamakan dirinya Save Malaysia Demonstration Committee di Sogo Mall di Jalan Tuanku Abdul Rahman, Malaysia.
"Kerusuhan politik yang sedang berlangsung telah mengikis kepercayaan rakyat terhadap institusi pemerintahan dan proses politik negara," tulis kelompok ini dalam sebuah pernyataan.
"Kami nyatakan bahwa situasi ini (terpilihnya Muhyiddin) merugikan, terutama bagi orang Malaysia. Kami sangat mengutuk tindakan politisi tertentu yang melanggar mandat oleh orang-orang selama pemilu ke-14," tambah pernyataan tersebut.
Bersama dengan masyarakat Malaysia lainnya, kelompok ini telah menerbitkan empat tuntutan aksi: (1) Pimpinan harus bubarkan parlemen, (2) Adakan pemilihan umum baru, (3) Lanjutkan tuntutan kepada pejabat korup, (4) dan Hapuskan hukum yang kejam, dilansir Malay Mail, Minggu (1/3/2020).
"Kami meminta semua rakyat untuk bergabung dengan kami sebagai bentuk ekspresi penyampaian pendapat dan (kami meminta) agar ada kejelasan terkait situasi saat ini yang benar-benar tak dapat diterima," tulis pernyataan tersebut.
Aksi ini merupakan aksi lanjutkan menyusul pertemuan sejumlah kalangan aktivis Sabtu (29/2/2020).
Merespons aksi ini, kepolisian Malaysia dilaporkan sedang menyelidiki seorang aktivis bernama Fadiah Nadwa Fikir karena dianggap memobilisasi massa untuk hadir dalam konsolidasi aksi.
Direktur Departemen Investigasi Kriminal Bukit Aman, Datuk Huzir Mohamed, dalam sebuah laporan menyebut telah mengadakan investigasi terkait undangan konsolidasi aksi atas nama Fadiah di media sosial.
Huzir menyebut bahwa Fadiah dianggap melakukan pelanggaran hukum berupa penghasutan dan penyalahgunaan media elektronik.
Baca: Merasa Dikhianati Muhyiddin Yasin yang Kini Jadi PM Malaysia, Mahathir Mohamad Siap Melawan
Pelantikan Muhyiddin
Demonstrasi ini diadakan menyusul dilantiknya Tan Sri Muhyiddin Yassin sebagai Perdana Menteri Malaysia ke-8.
Tan Sri Muhyiddin Yassin merupakan anggota parlemen Malaysia dari daerah Pagoh berusia 72 tahun yang merupakan presiden Parti Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu).
Dilansir Bernama, penunjukan Muhyiddin sejalan dengan konstitusi federal pasal 40 (2) (a) dan pasal 43 (2) (a).
Muhyiddin ditunjuk untuk memegang jabatan politik tertinggi di Malaysia menyusul mundurnya Tun Dr Mahathir Mohamad pada 24 Februari 2020 yang sempat memicu krisis politik pemerintahan koalisi Pakatan Harapan (PH) dan munculnya aliansi partai politik baru.
Baca: Sah! Muhyiddin Yassin Resmi Dilantik Jadi PM Malaysia, Begini Tanggapan Mahatir Mohamad
Parti Bersatu Ajukan Muhyiddin
Sebelumnya, Parti Bersatu menunjuk pimpinannya, Tan Sri Muhyiddin Yassin sebagai kandidat perdana menteri pengganti Mahathir Mohamad.
Hal itu dilakukan dalam pertemuan Bersatu dengan Mahathir, pada Jumat (28/2).