TRIBUNNEWSWIKI.COM - Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Azad, mengatakan negaranya membuka peluang di bidang pertahanan.
Hal itu ia sampaikan setelah menemui Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2020).
"Iran memiliki pengalaman yang baik di bidang pertahanan.
Jika Indonesia tertarik tentu kami bisa bekerja sama dengan Indonesia," kata Azad, dikutip oleh Tribunnews.com.
Terkait rencana ini, pihaknya tengah merencanakan pembahasan dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.
Baca: Iran Mengaku Telah Menangkap Pengunggah Video Pesawat Ukraina Ditembak Rudal, Benarkah?
Baca: Selat Hormuz
Azad menambahkan, pihaknya terus berupaya menemui Prabowo Subianto.
Bahkan, ia berharap bisa bertemu Prabowo dalam waktu dekat.
"Kami masih menunggu jadwal pertemuan dengan bapak Prabowo tentunya," ucap Azad.
Sebelumnya, pertemuan antara Azad dan Mahfud MD memang untuk mendiskusikan rencana kerja sama di berbagai sektor.
Selain itu, dibahas pula hubungan diplomatik kedua negara yang sudah memasuki tahun ke-70.
"Seperti yang diketahui Iran dan Indonesia telah memulai hubungan diplomatiknya sejak 1950. Tahun 2020 kami akan merayakan 70 tahun hubungan diplomatik dan tentu ingin meningkatkan kerjasama kami dengan indonesia di berbagai dimensi," kata Azad.
Baca: Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Asabri, Mahfud MD: Modus Operandinya Sama dengan Jiwasraya
Baca: Tak Ambil Uang, Maling di Lamongan Justru Curi 366 Buku Nikah yang Masih Kosong di KUA Deket
Singgung Situasi Iran saat Ini
Dalam pertemuan dengan Mahfud MD, Azad juga menyinggung situasi yang dialami Iran saat ini.
Bahkan, ia menyebut ekonomi negaranya telah diteror.
"Seperti yang diketahui Iran ditekan secara perekonomian yang luar biasa yang kami namakan terorisme perekonomian. Begitu juga Iran diserang oleh Amerika Serikat, Mayjen Soleimani telah diteror oleh mereka, tetapi Iran telah menunjukkan tetap akan bertahan," kata Azad.
Azad mengatakan Iran akan memberikan respon tegas kepada Amerika Serikat.
Akan tetapi ia menegaskan iran tidak ingin berperang ataupun memulai peperangan.
Kini pihakya tengah mengadakan sebuah forum dialog antara negara kawasan.
Dialog tersebut bertujuan untuk memelihara keamanan dan perdamaian.
"Tentu Iran tidak akan ingin berperang, tidak akan ingin mulai berperang. Dan dalam keadaan seperti ini juga iran mengadakan sebuah forum dialog namanya teheran dialog forum yang mengajak kerjasama seluruh negara negara kawasan untuk memelihara keamanan dan perdamaian," kata Azad.
Baca: Tak Hanya Senjata Militer Modern, Iran Miliki Pasukan Lumba-lumba Pembunuh Mematikan dari Rusia
Baca: Setelah Ancam Balas Dendam, Iran Targetkan Gedung Putih dan Hargai Kepala Trump USD 80 Juta
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ahmad Nur Rosikin)(Tribunnews)