TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Deket, Lamongan, disatroni maling.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh staf administrasi KUA Deket, Siti Muzayyamah.
"Saya pertama kaget, kok pintu belakang terbuka dan rusak, " kata Muzayyamah kepada penyidik, Selasa (21/1/2020), dikutip oleh Surya.co.id.
Aksi pencurian ini terbilang tak biasa dan menyisakan tanda tanya.
Pasalnya, pencuri tak mengambil uang atau barang elektronik yang ada di KUA, seperti komputer atau yang lainnya.
Akan tetapi, pelau justru menggondol buku nikah yang masih kosong.
Total sebanyak 366 buku nikah dibawa oleh pencuri itu.
Sebanyak 300 buku nikah baru saja diterima KUA, masih tersegel dalam kardus.
Sementara 66 lainnya merupakan stok sisa tahun 2019.
Baca: Berniat Rampok Rumah, Pria di Cirebon ini Justru Dikalahkan Korbannya yang Ternyata Bisa Karate
Baca: Utang Senilai Rp 4.500 Diumbar, Seorang Pria di Kabupaten Belitung Tusuk Tetangga hingga Tewas
Kronologi
Muzayyamah yang mendapati pintu belakang terbuka, semakin curiga setelah masuk ke dalam kantor mendapati pintu ruangan kepala KUA juga rusak terbuka.
Muzayyamah kemudian memberitahukan hal tersebut kepada kepala KUA, M Robih, kalau kantor KUA dimasuki orang dengan merusak sejumlah pintu.
Sekitar pukul 10.00 WIB, M Robih datang dan baru memastikan barang apa saja yang hilang dicuri.
Ternyata benar, sisa buku nikah yang masih kosong dalam almari hilang.
Lebih kaget lagi, ternyata sebanyak 300 buku nikah yang baru dari Kemenag Lamongan yang masih terbungkus utuh dalam kardus juga digasak pencuri.
Pihak KUA sedang minta data ke Kemenag untuk mengetahui nomor seri berapa saja yang hilang, Selasa (21/1/2020) siang ini.
Terkait kerugian, M Robih kepada penyidik mengaku tidak tahu berapa kerugiannya.
Baca: Petinggi Sunda Empire Sebut PBB hingga NATO Lahir di Bandung, Dedi Mulyadi: Semua Tercatat Sejarah
Baca: 65 Tahun Menikah, Pasangan Suami Istri Meninggal Bersama dengan Bergandengan Tangan di Panti Jompo
Pelaku masih jadi misteri
Kapolsek Deket, AKP Sunaryo Putro saat ditemui Surya. co.id mengungkapkan, kejadian di Kantor KUA, selatan double track masih menjadi pekerjaan rumah bagi Polsek Deket.
"Belum, belum ditemukan pelakunya. PR ini, " kata Sunaryo, Selasa (21/1/2020).
Menurut Sunaryo peristiwanya sudah dua hari kemarin, namun oleh KUA baru dilaporkan ke Polsek Deket.
Dari hasil olah TKP, polisi mendapati adanya pengrusakan dua pintu dan satu almari.
"Pelaku tidak meninggalkan jejak apapun, termasuk alat bukti. Ya hanya meninggalkan pintu yang dicongkel, "katanya.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ahmad Nur Rosikin)(Surya.co.id/Hanif Manshuri)