Ridwan Kamil Buka Suara terkait Munculnya Sunda Empire: Banyak Orang Stres di Republik Ini

Ridwan Kamil menanggapi kemunculan kelompok Sunda Empire, menurutnya kemunculan tersebut indikator banyaknya orang mengalami tekanan kejiwaan.


zoom-inlihat foto
ridwan-kamil-sunda-empire.jpg
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin/Youtube
Ridwan Kamil tanggapi soal kemunculan Sunda Empire.


"Muncul fenomena demikian hanya untuk memunculkan kebanggaan masa lalu yang tidak artinya. Aneh, kemarin digoyang isu agama. Sekarang muncul seolah seperti budaya." imbuhnya.

Anton Charliyan meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh isu kelompok yang bermunculan saat ini.

Baca: Makam di Halaman Kontrakan Totok Santoso di Sleman Ternyata Makam Janin Ratu Keraton Agung Sejagat

Baca: Suku Sunda

"Ini hanya untuk menghancurkan bangsa dan merongrong negara. Ini hanya mengaku-aku tidak ada dasar sejarah yang jelas Sunda Empire," ungkapnya.

Seperti simbol yang dimunculkan oleh kelompok itu pun tak ada hubungan dan kaitannya dengan sejarah Sunda.

"Motifnya bisa ekonomi diiming-imingi harta yang banyak, ada uang di luar negeri dan bisa saja pasalnya ke arah penipuan dan ketertiban umum. Ini bisa dirumuskan secara signifikan oleh penegak hukum," pungkasnya.

Viral di Facebook

Dikutip dari Tribun Jabar, sebuah postingan dari akun Facebook Renny Khairani Miller pada 9 Juli 2019 lalu menghebohkan publik.

Postingan tersebut menjadi viral lantaran beredarnya foto-foto kegiatan Sunda Empire.

Ia bahkan menulis, sistem pemerintahan dunia dikendalikan koordinat 0.0 di Bandung sebagai mercusuar dunia.

Baca: Setelah Keraton Agung Sejagat, Kini Muncul Sunda Empire, Keduanya Sama-sama Klaim Hal Mirip

Baca: Tak hanya di Purworejo, Keraton Agung Sejagat di Klaten Miliki 29 Orang Pengikut

"SUNDA EMPIRE - EARTH EMPIRE, dalam menyambut Indonesia baru yg lebih makmur dan sejahtera, dgn system pemerintahan dunia yg dikendalikan dari koordinat 0.0 di Bandung sebagai mercusuar dunia."

"Masa pemerintahan dunia yg sekarang akan segera berakhir sampai dgn tgl 15 Agustus 2020."

"Mari kita persiapkan diri kita utk menyongsong kehidupan yg lebih baik dan sejahtera."

"Agar kita tidak menjadi budak di negara sendiri dan hidup hanya utk membayar tagihan yg terus naik dan biaya hidup yg terus melambung tinggi apalagi biaya pendidikan anak yg tdk gratis, setelah itu kita tua dan mati, terus pikniknya kapan??" tulisnya.

Dalam foto tersebut, terlihat ada sejumlah orang yang mengenakan seragam seperti seragam militer.

Postingan soal Sunda Empire. (Istimewa via Tribun Jabar)
Postingan soal Sunda Empire. (Istimewa via Tribun Jabar) (Tribun Jabar)

Mereka juga mengenakan baret yang warnanya berbeda-beda, ada biru dan hitam.

Sementara itu, di unggahan lainnya dari warganet tersebut, disebutkan mengenai informasi acara dari Sunda Empire tersebut.

Ada acara pertemuan Sunda Empire yang disebut dilaksanakan pada 15 April 2019 di Bandung.

Tak tanggung-tanggung, dalam postingan tersebut, tertulis ada pernyataan perubahan dari Vatikan ke Atlantic.

Terlihat beberapa orang juga mengenakan pakaian bercorak loreng seperti seragam miiter.

Selain itu juga terdapat beberapa bendera, yang salah satunya seperti bendera Amerika Serikat.

Dalam kartu anggota tertulis posisi, rank, hingga title.

Dalam kartu juga tedapat dua logo.

Pertama, logo bergambar dua ekor singa seperti memegang mahkota.

Sedangkan, logo lainnya, seperti mahkota yang dikelilingi daun dan bertuliskan "Pacific Territory".

(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria) (TribunJabar/Syarif Abdussalam/Nazmi Abdurrahman/Kompas.com/Putra Prima Perdana)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved