Iran Resmi Tangkap Terduga Pelaku Penembak Misil ke Pesawat Ukraina Boeing 737

Otoritas Iran resmi umumkan terduga pelaku penembakan misil ke Pesawat Ukraina Airlines jenis Boeing 737.


Iran Resmi Tangkap Terduga Pelaku Penembak Misil ke Pesawat Ukraina Boeing 737
Kolase Foto (https://theiranproject.com dan AP)
Juru bicara lembaga yudisial Iran, Gholam-Hossein Esmaili (kiri) sampaikan informasi telah menangkap sejumlah orang yang diduga berkaitan dengan penembakan misil ke arah pesawat penumpang Ukraina Boeing 737 


Otoritas Iran resmi umumkan terduga pelaku penembakan misil ke Pesawat Ukraina Airlines jenis Boeing 737.

Pada hari yang sama, Selasa (14/11), Presiden Iran meminta diadakan pengadilan khusus untuk menyelidiki insiden tersebut.

"Lembaga yudisial harus membentuk pengadilan khusus dengan hakim berpangkat dan puluhan ahli," kata Presiden Iran, Hassan Rouhani dalam sebuah pidato yang disiarkan televisi di Iran.

"Ini bukanlah kasus biasa. Seluruh dunia akan menyaksikan pengadilan ini"

"Tanggungjawab jatuh ada pada lebih dari satu orang", seraya menekankan pernyataan siapa saja yang bersalah "harus dihukum".

Lebih jauh lagi, Hassan meminta kasus investigasi ini dilaksanakan dengan jujur.

"Ada yang lain juga, saya ingin masalah ini diungkapkan dengan jujur," katanya

Baca: Tembak Boeing 737, Presiden Iran Hassan Rouhani: Duka dan Doa Saya untuk Keluarga yang Ditinggalkan

Presiden Iran berkomentar melalui media sosialnya atas insiden jatuhnya pesawat Boeing 737. Iran mengakui tidak sengaja menembak pesawat penumpang tersebut
Presiden Iran berkomentar melalui media sosialnya atas insiden jatuhnya pesawat Boeing 737. Iran mengakui tidak sengaja menembak pesawat penumpang tersebut (Kolase Foto (Twitter @HassanRouhani dan AP))

Ucapan Maaf Presiden Iran

Iran sempat mengakui bahwa militernya menembak jatuh pesawat tersebut lantaran salah mengidentifikasi serangan.

Kendati pada awalnya sempat menolak disalahkan atas kasus itu, melalui Presiden Iran, Hassan Rouhani, pemerintah Iran mengucapkan duka yang mendalam bagi para korban.

"Republik Islam Iran sangat menyesal atas kesalahan besar ini"





Halaman
1234
Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Ekarista Rahmawati Putri




ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved