"Matahari dan bulan adalah tanda keseimbangan yang penting bagi bumi, juga penentu waktu," kata Valentino Rossi.
"Saya orang yang lebih aktif di malam hari, tetapi juga aktif di siang hari untuk balapan, makanya matahari dan bulan sangat dekat bagi saya," lanjutnya.
Dalam autobiografi itu, Valentino Rossi diceritakan lebih aktif menyetting motornya pada malam hari.
Hal ini membuat pembalap Italia tersebut sering kesiangan.
Dekat dengan matahari maksudnya adalah ia selalu bangun pada siang hari.
Ada satu cerita ketika ia diseret oleh ayahnya, Graziano Rossi, hanya agar anaknya itu menjalani sesi warm up atau pemanasan, sehingga tidak kena penalti.
Motif Soleluna memang tidak pernah terlepas dari helm Valentino Rossi.
Berbagai motif, bentuk, dan warna pernah ia gunakan. Tetapi yang dipakai di musim 2018 dan 2019 dengan warna biru tua dan warna kuning adalah yang paling sederhana.
Pada musim 2016-2017 ia menggunakan Soleluna 'Joystick' karena memadukan gambar dari pola konsol game PlayStation.
(Motorplus-online.com/Joni Lono Mulia/ Otorace.gridoto.com/Didit Abdillah/Tribunnewswiki.com/Febri)