TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kejuaraan dunia MotoGP 2020 mulai bergulir Maret nanti.
Valentino Rossi sebagai pembalap paling senior merasa MotoGP musim ini sangat berbeda dengan MotoGP 2000 lalu.
Dua dekade sudah dijalani Valentino Rossi kelas tertinggi MotoGP.
Valentino Rossi debut di kelas premier balap motor dunia yang saat itu masih berformat GP500 atau motor 500 cc 2-Tak.
Era kejuaraan GP500 berakhir pada 2002 saat format balap menjadi MotoGP 4-Tak 990 cc.
Baca: Tidak Hanya Nomor 46, Valentino Rossi Juga Terkenal dengan Gambar Matahari dan Bulan, Ini Artinya
Baca: Masih Prima Meski Usia Sudah 40 Tahun, Valentino Rossi Bikin Pembalap Ini Kagum
Pada 2007, kapasitas mesin dikurangi 800 cc.
MotoGP menaikkan kubikasinya pada 2012, sebesar 1000 cc.
Hinngga saat ini MotoGP masih menggunakan mesin 1000 cc 4 silinder.
Valentino Rossi tidak hanya veteran secara usia, tetapi juga veteran dalam hal prestasi.
Pembalap Italia ini menjadi satu-satunya pembalap yang berhasil mengoleksi titel juara dunia pada 3 era kelas premier yang berbeda.
Valentino Rossi juara dunia GP 500 atau 500 cc di musim 2000.
Pembalap berjuluk The Doctor ini menjuarai MotoGP 4-Tak perdana 1.000 cc (2002)
Valentino Rossi juga sempat merasakan juara dunia MotoGP 4-Tak 800 cc (2008).
Bahkan Valentino Rossi menjadi pembalap pertama yang berhasil mengoleksi juara dunia dalam 2 merek motor berbeda.
Valentino Rossi juara dunia MotoGP 2001, 2002-2003 bersama Honda.
Kemudian, Valentino Rossi lanjut menjuarai MotoGP 2004-2005, 2008 dan 2009 bersama Yamaha.
Valentino Rossi secara terbuka mengungkapkan bila perkembangan MotoGP saat ini berbeda jauh dengan saat pertama kali berkarier hingga dikenalkannya era MotoGP 4-Tak.
"Pertama kali tampil di MotoGP pembalap itu santai, malah kebanyakan konsumsi minuman alkohol dan tembakau," beber Valentino Rossi saat interview dengan MotoGP di MotoGP Australia di sirkuit Phillip Island, Oktober lalu.
MotoGP saat ini semua pembalap benar-benar berlatih keras dan tertib, benar-benar layaknya seorang atlet.
"Pembalap MotoGP sekarang rata-rata berlatih fisik secara teratur. Kalau tidak berlatih maka performa bisa drop," imbuh Valentino Rossi.