TRIBUNNEWSWIKI.COM – Mulyono (52) merupakan pengemudi ojol pertama di Indonesia.
Mulyono atau yang akrab disapa Pak Kumis ini menjadi pengemudi ojek online (ojol) pertama Gojek dan diberi kode khusus, “driver 001”.
Mulyono bergabung dengan Gojek sejak didirikan pada 2010 silam.
Sebelum bergabung dengan Gojek, Mulyono bekerja sebagai pengemudi ojek pangkalan di Kawasan Jakarta Selatan.
"Saya dulu hanyalah ojek pangkalan biasa, terus saya mendapatkan informasi kalau ada ojek yang bisa terhubung langsung dengan call center, kemudian saya tertarik dan saya cari alamat perusahaan tersebut," kata Mulyono.
Kebetulan, kantor perusahaan GoJek saat pertama kali berdiri, berada dekat dengan tempatnya mangkal sebagai ojek pangkalan.
Baca: Pasca Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Menhub Minta Rekutmen Ojek Online Diperketat
Baca: Anak Deddy Dores Jadi Driver Ojol sejak 3 Tahun Lalu untuk Lunasi Utang Mendiang Sang Ayah
"Awalnya saya ragu pas sampai, kok gedungnya seperti ini, jadi udah saya meyakinkan diri dan akhirnya saya mendaftar, Berawal (masuk) Go-Jek di Jalan Kerinci (dekat Pasar Mayestik), saya masuk Agustus 2010, (perusahaan) berawal dari garasi mobil. Kantornya ukuran 5x7 meter," ujar Mulyono
Mulyono menceritakan pengalamannya kepada Uya Kuya dalam vlog yang diunggah di YouTube Uya Kuya TV pada (25/12/2019).
Dalam kesempatan tersebut, Mulyono yang sambil berlinangan air mata mulai mengenang masa-masa awal bergabung bersama Gojek.
"Saya kalau ditanya history Gojek, karena saya merasa sedikit banyak saya ikut membesarkan Gojek, karena saya bergabung dari nol," ucap Mulyono, dilansir oleh Sosok.id dari Uya Kuya TV.
Saat awal didirkan, Mulyono menjadi satu diantara 20 orang pengemudi lainnya.
"Waktu itu di tahun 2010 saya daftar di Gojek angkatan pertama 20 driver waktu itu," ujar Mulyono.
Pada periode awal tersebut, Mulyono mengaku sering kali mengantarkan makanan untuk mantan Bos Gojek yang kini menjadi Mendikbud Nadiem Makarim.
Mulyono juga menceritakan jika saat itu, Nadiem Makarim memang lebih sering naik motor daripada naik mobil.
"Kebetulan pak Nadiem ini orang nya memang nggak suka naik mobil tapi lebih suka naik motor, mungkin pikirannya lebih cepat naik motor," tutur Mulyono.
Mulyono kemudian mengatakan jika Nadiem Makarim adalah sosok yang sangat berjasa dalam hidupnya dan dirinya sangat berterima kasih kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia pada Kabinet Indonesia Maju itu.
Baca: Buntut Panjang Statemen Iis Dahlia hingga Rumahnya Diserbu Driver Ojol, Kini Tulis Surat Terbuka
Baca: Viral Video Driver Ojol Pukul Seorang Pemuda Diduga Pelaku Order Fiktif, Ini Penjelasan Pihak Go-Jek
"Karena dari seorang Nadiem Makarim, saya dikasih peluang, dikasih pekerjaan tambahan waktu itu, mungkin kalau saya ngak kenal Nadiem Makarim, sampai sekarang saya masih opang,” jelas Mulyono.
"Saya cuman bisa berucap makasih mas Nadiem sudah membuka lapangan pekerjaan di Gojek," lanjutnya.
Lebih lanjut, Mulyono juga memberikan pesan kepada Nadiem Makarim agar tetap menjadi seseorang yang telah dikenalnya sejak 2010 silam.
"Makasih apalagi sekarang udah menjadi seorang menteri, lanjutkan sesuai dengan Nadiem yang saya kenal di tahun 2010 yang sederhana, tidak sombong," ucap Mulyono.