Perang Suriah: Erdogan Peringatkan Negara Eropa, Turki Tidak Akan Tampung Gelombang Pengungsi Baru

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan memperingatkan bahwa negaranya tidak dapat lagi menampung 'gelombang pengungsi baru'.


zoom-inlihat foto
erdogan-1234509.jpg
abc.com.au
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menyebut Turki tidak akan tampung gelombang imigran baru


Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan memperingatkan bahwa negaranya tidak dapat lagi menampung 'gelombang pengungsi baru'.

Pengiriman para pengungsi ini dilakukan tanpa adanya kepastian zona aman bagi mereka.

Aksi ini dianggap justru menempatkan para pengungsi kembali ke dalam bahaya besar bagi kehidupan mereka.

Adanya Paksaan Dari Otoritas Keamanan Turki

Selain itu, banyak pengungsi yang memberi laporan kepada Amnesty Internasional bahwa mereka dipaksa dan diancam oleh aparat kepolisian Turki untuk menandatangani dokumen pernyataan bahwa mereka kembali ke Suriah secara sukarela.

Pihak Amnesty International juga melakukan survei terkait perpindahan pengungsi.

Dilaporkan oleh Amnesty Internasional yang melakukan survei pada bulan Juli hingga Oktober, terdapat ratusan pengungsi yang sudah dikirim kembali ke Suriah.

Namun demikian, pengiriman dilakukan dengan cara yang tidak sesuai dengan hukum yang berlaku.

Selain itu, hal tersebut bertentangan dengan keinginan para pengungsi tersebut.

Pihak otoritas Turki juga membuat klaim bahwa sebanyak 315.000 pengungsi telah kembali ke Suriah secara sukarela.

Ancaman dan paksaan





Halaman
1234
Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Melia Istighfaroh




ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved