Turki Tangkap Anggota Keluarga Baghdadi, Erdogan: Kami Tak Ribut seperti Amerika

Dalam pidatonya di Universitas Ankara,Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengumumkan telah menangkap istri Abu Bakr al Baghdadi di Suriah


zoom-inlihat foto
erdogan-67.jpg
Bloomberg
Dalam pidatonya di Universitas Ankara, Presiden Erdogan mengumumkan Turki telah menangkap istri dari pemimpin ISIS, Abu Bakr Al Baghdadi


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengumumkan telah menangkap istri Abu Bakr al Baghdadi yang berada di Suriah.

Selain istri Baghdadi, pasukan Turki juga menangkap saudara perempuan dan kakak ipar dari pimpinan ISIS tersebut.

Pengumuman Erdogan tersebut disampaikan dalam pidatonya di Universitas Ankara, Turki, seperti dilaporkan Independent, Rabu (6/11/2019).

Erdogan menerangkan tidak akan menjelaskan lebih detail terkait dengan pasukannya.

"Amerika Serikat mengatakan bahwa Baghdadi bunuh diri di sebuah terowongan. Mereka memulai membangun komunikasi dengan kampanye ini", ujarnya Rabu (6/11/2019) di Universitas Ankara.

"Tapi aku umumkan di sini untuk pertama kalinya: Kami menangkap istrinya, dan tidak buat ribut seperti mereka (AS). Kami juga telah menangkap saudara perempuan dan kakak laki-laki iparnya di Suriah."

Abu Bakar al-Baghdadi muncul dalam video yang dirilis ISIS pada tanggal 29 April 2019. Klaim Sudah Bunuh Pemimpin ISIS, Trump Gambarkan Al Bagdhadi Mati bak Anjing: Menangis dan Menjerit.
Abu Bakar al-Baghdadi muncul dalam video yang dirilis ISIS pada tanggal 29 April 2019. Klaim Sudah Bunuh Pemimpin ISIS, Trump Gambarkan Al Bagdhadi Mati bak Anjing: Menangis dan Menjerit. (Reuters)

Turki Juga Tangkap Kakak Tertua Baghdadi

Dalam minggu ini, otoritas Turki mengungkapkan telah berhasil menangkap seorang perempuan yang dianggap sebagai kakak perempuan tertua Baghdadi, yakni Rasmiya Awad yang tinggal di kontainer trailer dengan keluarganya di Suriah.

Pihak Turki menambahkan bahwa Rasmiya tertangkap dalam serangan yang dilakukan Senin di dekat Kota Azaz bersama suaminya, saudara ipar perempuan, dan 5 orang anak.

Sebelumnya, adik dari Baghdadi dilaporkan terbunuh dalam serangan Amerika Serikat di dekat Provinsi Idlib pada akhir bulan.

Al-Baghdadi diperkirakan berusia 48 tahun ketika tewas meledakkan diri di Idlib, Suriah, 26 Oktober lalu.

Abu Bakr al-Baghdadi, yang nama aslinya adalah Ibrahim Awad Ibrahim al-Badri adalah seorang warga Irak asal kota Samarra, utara Baghdad, dilaporkan Sputniknews, (6/11/2019).

Beberapa hari kemudian, ISIS secara resmi mengumumkan kematian al-Baghdadi dan menyebut Abu Ibrahim al-Hashemi al-Qurashi sebagai pemimpin baru mereka.

Baca: Al-Baghdadi Meledakkan Dirinya, Pentagon Rilis Foto & Video Penyerbuan Tentara AS ke Markas ISIS

Baca: Usai Kematian al-Baghdadi, ISIS Tunjuk Pemimpin Baru dan Peringatkan Amerika dalam Siaran Radio

 

Departemen Pertahanan Amerika Serikat Rilis Foto Serangan ke Markas ISIS

Pentagon merilis rekaman video yang menunjukkan serangan terhadap pemimpin kelompok ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi.

Jenderal Korps Marinir Kenneth F. McKenzie, selaku Komandan Pusat Komando Amerika Serikat merilis rekaman video ini pada jumpa pers, Rabu, (30/10/2019).

Dalam laporan Fox News (31/10/2019), McKenzie mengatakan,  pasukan khusus Amerika Serikat memberi perlawanan dengan menyerang sejumlah kompleks pertahanan ISIS di Suriah Utara, pada Sabtu lalu waktu setempat dan berakhir saat Baghdadi meledakkan dirinya sendiri menggunakan rompi peledaknya.

Secara keseluruhan, serangan pasukan Amerika Serikat menewaskan 6 anggota ISIS termasuk al-Baghdadi, 4 perempuan, dan seorang pria.

McKenzie juga memberi klarifikasi bahwa ledakan rompi dari al-Baghdadi juga menewaskan dua orang anak yang dibawa bersamanya ketika tentara AS menjemputnya.

Diakui oleh McKenzie bahwa bocah yang dibawa al-Baghdadi berumur di bawah 12 tahun.





Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved