Mengaku Iseng, Biduan Dangdut Pemeran Video Keramas di Atas Motor Terancam Pidana 3 Bulan

Dua perempuan asal Mojokerto yang menjadi pemeran video keramas di atas motor terancam pidana maksimal 3 bulan penjara


zoom-inlihat foto
biduan-dangdut2.jpg
Kompas.com
Icha Caroline (kanan) dan Ajeng Amelia (dua dari kanan), pemeran video aksi mandi keramas diatas motor yang sedang melaju di jalan raya, saat menghadiri siaran pers di Mapolres Mojokerto, Jawa Timur, Senin (17/12/2019).(KOMPAS.COM/HANDOUT)


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Icha Caroline (23) dan adiknya Ajeng Amelia (21), dua perempuan asal Mojokerto yang menjadi pemeran video keramas di atas motor yang viral beberapa hari yang lalu, terpaksa harus beurusan dengan polisi.

Pada Jumat (13/12/2019) lalu, beredar video berdurasi 27 detik yang berisi tayangan dua perempuan sedang keramas di atas motor yang tengah melaju di jalan raya.

Dalam tayangan video, Ajeng terlihat mengenakan pakaian warna merah nampak sedang menyetir motor Honda Scoopy.

Sementara, Icha nampak duduk di belakangnya mengenakan pakaian motif bunga warna biru.

Saat dibonceng diatas motor dengan nomor polisi S 3354 QQ itu, nampak IC membawa timba dan gayung.

Dalam perjalanan di atas motor, nampak IC mengguyurkan air ke kepalanya dan kepala adiknya.

Rambut kedua wanita itu nampak berbusa dan mirip orang sedang keramas.

Tangkapan layar dari video aksi mandi keramas diatas motor yang dilakukan 2 wanita di Mojokerto, Jawa Timur.
Tangkapan layar dari video aksi mandi keramas diatas motor yang dilakukan 2 wanita di Mojokerto, Jawa Timur. 

Dikutip dari Kompas.com, video itu dibuat oleh keduanya pada Kamis (12/12/2019) pekan lalu.

Baca: Kisah Viral, Orangtua Sakit Tempuh 5 Jam Naik Motor demi Anak, Tapi Ditolak: Ini Faktanya Sebenarnya

Baca: Viral Video Driver Ojol Pukul Seorang Pemuda Diduga Pelaku Order Fiktif, Ini Penjelasan Pihak Go-Jek

Kepolisian Resor (Polres) Mojokerto, Jawa Timur, memastikan bahwa lokasi aksi mandi keramas di atas motor berada di Kabupaten Mojokerto, tepatnya di Jalan Jayanegara, Kecamatan Puri.

Atas aksi keduanya, polisi telah memanggil dua wanita kakak adik itu untuk dimintai keterangan.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Dewa Yoga Putu Prima mengatakan jika aksi kedua perumpuan tersebut termasuk sebagai perbuatan yang berpotensi meresahkan dan melanggar petunjuk dari kepolisian.

Selain itu, aksi yang tidak patut dicontoh ini juga dinilai sebagai aksi yang bisa memicu kecelakaan ataupun menimbulkan lalu lintas.

Atas pertimbangan itu, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Mojokerto turun tangan. Selain dari Satuan Lalu Lintas yang sudah menerbitkan surat tilang, jajaran Reskrim Polres Mojokerto juga ikut menangani.

biduan dangdut1
Icha Caroline (kanan) dan Ajeng Amelia (dua dari kanan), pemeran video aksi mandi keramas diatas motor yang sedang melaju di jalan raya, saat menghadiri siaran pers di Mapolres Mojokerto, Jawa Timur, Senin (17/12/2019).(KOMPAS.COM/HANDOUT)

"Kami melakukan pemeriksaan terhadap 2 orang wanita, terkait dengan adanya kasus viral, di mana yang bersangkutan melakukan hal yang tidak pada tempatnya, melakukan keramas di jalan raya," ujar AKP Dewa Yoga saat menggelar siaran pers di Mapolres Mojokerto, Selasa (17/12/2019).

Baca: Diperiksa Terkait Kasus Salon Pembuatan Kelopak Mata Ilegal, Ivan Gunawan Akui Hal Berikut Ini

Baca: Viral Video Kapolsek Bersimpuh dan Memohon di Hadapan Massa yang Bawa Golok, Ini Kronologinya

Berdasarkan hasil peneylidikan yang telah dilakukan, AKP Dewa Yoga tersebut mengungkapkan motif pelaku melakukan aksi keramas di atas motor tersebut memang disengaja dibuat sebagai aksi iseng untuk menyajikan konten lucu.

Menurut AKP Dewa, atas perbuatannya, para pelaku yang terlibat dalam pembuatan video tersebut dijerat Pasal 493 KUHP junto 511 KUHP.

"Jadi kami sementara menggunakan pasal 493 KUHP junto 511 KUHP. Intinya, barang siapa yang melakukan pawai dan tidak menaati perintah atau petunjuk dari polisi yang diberikan untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan kemacetan lalu lintas, kami sangkakan dengan Pasal 493 KUHP junto 511," ujar AKP Dewa seperti dilansir oleh Kompas.com.

Berdasarkan ketentuan kedua pasal itu, mereka terancam pidana maksimal 3 bulan penjara.

Selain itu, mereka juga terancam denda sebesar Rp 376.500.

"Pidana, tapi ancaman di bawah 3 bulan kurungan," kata AKP Dewa.







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved