Viral Video Kapolsek Bersimpuh dan Memohon di Hadapan Massa yang Bawa Golok, Ini Kronologinya

Iptu Akbar, Kapolsek Cempa bersimpuh dan memohon agar massa yang membawa golok tidak melukai seorang pekerja tambang


zoom-inlihat foto
kapolsek-bersimpuh2.jpg
Kompas.com
Iptu Akbar saat bersimpuh dan memohon agar massa tidak melukai warga lainnya.(KOMPAS.com/SUDDIN SYAMSUDDIN)


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Video yang memperlihatkan aksi seorang polisi yang bersimpuh dan memohon di hadapan massa yang bawa golok viral di media sosial

Polisi tersebut adalah Iptu Akbar yang merupakan Kapolsek Cempa di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Video tersebut salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @tribratatvhumaspolri.

Dalam postingannya tersebut, Humas Polri juga menuliskan aksi Iptu Akbar tersebut mendapat sambutan banyak pihak.


“*LINDUNGI KORBAN AMUK MASSA KAPOLSEK INI RELA BERSIMPUH DAN MEMOHON BELAS KASIH*

Video aksi heroik Kapolsek Cempa Polres Pinrang, Iptu Akbar yang rela bersimpuh di tanah memohon belas kasih dari massa saat berlangsungnya aksi demostrasi ratusan warga di lokasi tambang pasir Desa Salipolo Kecamatan Cempa Kabupaten Pinrang, Selasa (5/11/2019) lalu, mulai viral di Media Sosial (Medsos) dan menuai simpatik dari warga Pinrang.

Pasalnya, aksi tersebut dinilai sangat sarat unsur kemanusiaannya, dimana demi menyelamatkan nyawa seorang pekerja tambang pasir yang sudah terluka dan terkapar tak berdaya di pepohonan, Iptu Akbar rela bersimpuh sambil memohon belas kasih massa yang masih mencoba menganiaya sang pekerja tambang pasir.

“Beliau seorang Perwira Kepolisian dengan jabatan Kapolsek, tetapi rela bersimpuh memohon belas kasih warga demi menyelamatkan nyawa seorang pekerja tambang yang sudah terluka terkapar tak berdaya dari amuk massa.

Kami salut dan simpatik atas tindakan beliau, dan hal seperti inilah yang perlu mendapatkan atensi penghargaan dari Pimpinan Polri,” kata Muhammad Nur, salah seorang tokoh Pemuda Pinrang yang juga menjabat sebagai salah satu wakil ketua di organisasi Pemuda Muhammadiyah Cabang Pinrang, Jum’at (8/11/2019).

Hal senada dilontarkan Agustinus Minggu, seorang warga Pinrang lainnya.

“Saya sudah menonton langsung videonya. Dan sebagai warga Pinrang, saya salut dan bangga memiliki seorang Kapolsek seperti beliau. Pak Kapolsek rela menanggalkan pangkat dan jabatannya serta mempertaruhkan nyawanya sendiri demi menyelamatkan nyawa seseorang yang sudah tak berdaya dari amuk massa. Ini aksi kemanusiaan yang luar biasa,” sebut Agustinus Minggu yang juga menjabat Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Pinrang.

Rasa simpatik juga disampaikan Muchsin Jack. Muchsin yang merupakan tokoh pemuda dan seorang aktivis di Kabupaten Pinrang menyebutkan, aksi Kapolsek tersebut sangat rawan dan bisa mengancam nyawanya sendiri.

” Beliau mempertaruhkan nyawanya sendiri demi memyelamatkan nyawa orang lain. Sudah sering kita tonton, aparat terkadang menjadi incaran amuk massa saat ada aksi demonstrasi,” tulis akun @ tribratatvhumaspolri.

Dalam video tersebut, terlihat Iptu Akbar bersimpuh sambil memohon agar massa yang membawa golok itu tidak melukai warga yang sudah terluka.

Baca: Viral Tweet Penggalangan Dana untuk Nikah dan Cicil Motor di Kitabisa, Ini Tanggapan Timmy

Baca: Viral Polisi Boncengkan Penumpang Tanpa Helm dan Berkendara Sambil Main HP: Ini Pelanggar Saya

“Aja pak, aja kasi (Jangan pak, jangan! Kasihan),” ujar Iptu Akbar dalam video tersebut.

Kapolsek bersimpuh1
Iptu Akbar bersimpuh(KOMPAS.com/SUDDIN SYAMSUDDIN)

Dikutip dari Kompas.com, kejadian tersebut terjadi ketika massa menggelar aksi menolak tambang ilegal di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

"Saat itu, puluhan warga menolak tambang ilegal, dilakukan dengan aksi demo. Saat itu warga tersulut emosi," kata Iptu Akbar seperti dilansir oleh Kompas.com, Senin (11/11/2019).

Iptu Akbar menjelaskan bahawa pada saat itu massa sudah memukuli korban yang merupakan pekerja di tambang.

Saat suasana semakin memanas, sejumlah warga lainnya mengejar pekerja dan menghunuskan golok dan parang.

"Saat terjatuh, korban kemudian nyaris ditebas oleh warga yang sudah menghunuskan goloknya. Karena situasi emosi, saya kemudian berinisiatif bersimpuh, memohon agar tidak menebas korban," kata Akbar.

Baca: Dua Polisi Tertembak di Mapolsek Sirenja, Masing-masing Luka di Kepala setelah Tertembus Satu Peluru

Baca: Viral Video Sopir Valet Ambil Uang Receh di Mobil Pelanggan, Kini Pelaku Sudah Ditangkap Polisi





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved