Diperiksa Terkait Kasus Salon Pembuatan Kelopak Mata Ilegal, Ivan Gunawan Akui Hal Berikut Ini

Ivan Gunawan menjadi saksi atas kasus salon pembuatan kelopak mata ilegal di Kawasan Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara


zoom-inlihat foto
igun3.jpg
Kompas.com
Ivan Gunawan diperiksa di Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (6/12/2019)(KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARI)


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Polres Metro Jakarta Utara memanggil artis sekaligus perancang busana Ivan Gunawan terkait kasus salon pembuatan kelopak mata illegal di Kawasan Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara.

Ivan Gunawan datang memenuhi panggilan Polres Metro Jakarta Utara pada Jumat (6/12/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Artis yang akrab disapa Igun ini mengatakan jika kedatangannya ke Mapolres Metro Jakarta Utara itu untuk memberikan kesaksian.

Igun mengaku banyak ditanyai polisi seputar kapan ia datang ke salon bernama Nana Eyebrow itu, bagaimana proses pengerjaan, dan efek setelah operasi.

"Jadi saya hari ini diminta kehadiran untuk memberi kesaksian. Di mana telah tertangkap dua oknum yang memiliki klinik kecantikan," kata Igun seperti dikutip dari Kompas.com.

Dikutip dari Kompas.com, Igun juga mengakui jika dirinya pernah menggunakan jasa salon yang menyediakan jasa operasi pembuatan lipatan kelopak mata ilegal di Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara itu.

Igun1
Ivan Gunawan diperiksa di Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (6/12/2019)(KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARI)

"Saya waktu itu tahun 2016 pernah menggunakan jasanya untuk membetuk lipatan mata," kata Igun di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (6/12/2019).

Baca: Pabrik Ponsel Ilegal Diungkap Polisi, Modus Pakai Ruko, Omzet 12 M, Distributor Seluruh Indonesia

Baca: Ini Cara Cek IMEI HP di Situs Kemenperin: Tak Terdaftar, HP-mu Black Market/Ilegal & Akan Diblokir

Igun juga mengaku jika dirinya mendapatkan rekomendasi banyak orang untuk menggunakan jasa salon bernama Nana Eyebrow Beauty Indonesia itu.

Menurut Igun, saat mengoperasi kelopak matanya, pihak pengelola melakukannya secara profesional sehingga tidak ada kecurigaan bahwa salon itu ilegal.

"(Setelah operasi) enggak ada keluhan, saya baik-baik saja," ujar Igun.

Namun dengan terungkapnya kasus ini, ia mengaku akan lebih berhati-hati dalam memilih salon kecantikan untuk perawatan.

"Saya sekarang semenjak ini kalau mau datang ke klinik kecantikan saya harus ngecek dulu surat izinnya ada nggak, dokternya oke enggak, pengalaman jam terbangnya bagaimana. Karena itu jadi satu pelajaran yah," ujar Igun.

Sebelumnya, polisi menggerebek salon Nana Eyebrow Beauty Indonesia, yang melayani operasi pembuatan lipatan mata di Pantai Indah Kapuk, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara pada Kamis (14/11/2019).

Salon yang diketahui dimiliki oleh warga negara asing (WNA) itu digerebek setelah diketahui melakukan operasi pembuatan lipatan mata secara illegal.

"Kenapa kami katakan ilegal? Karena tindakan yang dilakukan oleh salon ini merupakan tindakan kesehatan di mana diatur dalam Undang-Undang Kesehatan Nomor 30 di mana orang yang melakukan tindakan kesehatan harus mempunyai izin atau sertifikasi kesehatan," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto di kantornya, Jumat (15/11/2019).

Baca: Viral di Media Sosial Data e-KTP dan KK Warga Diperjualbelikan Secara Ilegal

Baca: Polisi Lakukan Penyitaan dan Geledah Markas YG Entertainment,Terkait Kasus Judi Ilegal Yang Hyun Suk

Polisi menetapkan dua tersangka yang merupakan WNA asal China yakni DN dan DS.

Keduanya dikenai pasal berlapis, yakni Pasal 83 juncto Pasal 64, Pasal 197 juncto Pasal 106 Ayat (1), Pasal 196 juncto Pasal 98 Ayat (2) dan Ayat (3), Pasal 198 juncto Pasal 108 Undang-Undang Kesehatan

salon ilegal
press release kasus praktik membuat lipatan mata ilegal di Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (15/11/2019)(KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARI)

Dikutip dari Kompas.com, DN yang merupakan satu di antara dua tersangka mengaku belajar dari seorang dokter dari negara asalnya di Cina.

"Dulu saya belajar dengan dokter di Tiongkok," kata penerjemah yang mengartikan perkataan DN dalam bahasa Mandarin di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (15/11/2019).

DN lantas menerangkan bagaimana cara dia melakukan operasi pembuatan lipatan kelopak pertama tersebut.





ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved