BNN Beri Isyarat Adanya Peningkatan Penyelundupan Narkoba ke Wilayah Calon Ibu Kota Negara Baru

BNN temukan peningkatan penyelundupan narkoba ke wilayah calon ibu kota negara yang baru, yaitu Kalimantan Utara dan kalimantan Timur.


zoom-inlihat foto
arman-depari-bnn-narkoba.jpg
TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO
Deputi Pemberantasan BNN RI, Irjen (Pol) Arman Depari ketika menunjukkan gembong narkotika, Muhammad Adam saat gelar ungkap kasus TPPU narkotika di Kawasan Pemukiman Elit Sukajadi, Kota Batam, Kamis (29/8).


Dilansir dari Wartakota.com, lokasi pabrik narkoba jenis PCC berada di di Kawalu Tasikmalaya.

Barang bukti yang disita selain pil PCC adalah peralatan laboratorium, mesin cetak pil, bahan-bahan baku siap cetak dan bahan kimia cair dan padat.

Selain pabrik produksi, BNN dan Polri juga berhasil menggrebek dua gudang penyimpanan yang berlokasi di Jawa Tengah.

Satu pabrik penyimpanan berlokasi di Gubug Mang Engking Putra Gombong, Jalan Yos Sudarso KM 07, Desa Kretek Gombong, Kebumen, Banyumas, Jawa Tengah.

Sedangkan gudang penyimpanan narkoba lainnya berada di Jalan Patimura 1, Desa Buntu, RT 01 RW 04, Kroya, Cilacap, Jawa Tengah.

Pabrik disamarkan sebagai produsen sumpit

Lokasi pabrik dan gudang pil PCC yang digrebek BNN dan Polri.
Lokasi pabrik dan gudang pil PCC yang digrebek BNN dan Polri. (Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau)

Baca: Sabu-sabu

Baca: Pelaku Penusukan Wiranto Diungkap Sahabat: Kena Narkoba, Dipolisikan Karena Larikan Anak Orang

Dikatakan oleh Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari, pabrik narkoba tersebut disamarkan menjadi pabrik produksi sumpit atau chopstick.

Namun sebenarnya dalam ruangan tersebunyi terdapat unit produksi PCC.

"Namun di dalam ruangan yang tersembunyi diproduksi obat-obatan yang mengandung narkotika jenis PCC," jelas Arman.

Arman juga menjelaskan bahwa pabrik di Tasikmalaya hanya fokus memproduksi narkoba jenis PCC.

Sedangkan penyimpanan dilakukan di dua gudang penyimpanan di Banyumas dan Cilacap yang juga telah diperiksa.

Pil PCC yang telah diproduksi tersebut kemudian direncakanan akan diedarkan ke daerah Kalimantan, Jawa, dan Bali,

"Dari tempat produksi di wilayah Tasikmalaya, hasilnya dikirim dan disimpan dalam gudang yang berlokasi di Banyumas dan Cilacap, Jawa Tengah," jelas Arman.

"Rencana pil (PCC) tersebut akan diedarkan ke daerah Kalimantan, Jateng, Jatim, Bali dan Jabar," lanjutnya.

Dari sejumlah tempat itu kata Arman pihaknya membekuk beberapa orang yang diduga terlibat dalam kasus pembuatan dan peredaran pil PCC ini.

"Semuanya masih kita periksa untuk mendalami dan mengembangkan kasus ini," kata Arman.

(TRIBUNNEWSWIKI/Magi, TRIBUNNEWS/Gita Irawan, WARTAKOTA/Budi Sam Law Malau)





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved