5. Nama Taman Nasional Lorentz diambil dari nama seorang penjelajah Belanda
Penamaan Taman Nasional Lorentz berawal dari ekspedisi seorang penjelajah berkewarga negara Belanda yakni Hendrikus Albertus Lorentz di tahun 1909 dalam ekspedisinya yang ke-10 di Taman Nasional ini.
Akun resmi instagram Taman Nasional Loretz @lorentznationalpark menuliskan:
"From @biodiversity_of_indonesia - Carstenzs Pyramid dengan ketinggian 4.884 m dpl merupakan puncak gunung tertinggi dari deretan pegunungan tengah Pulau Papua.
Puncak ini merupakan salah satu destinasi wisata pendakian gunung favorit baik dikalangan pendaki lokal hingga mancanegara karena Carstenzs Pyramid dikenal luas sebagai salah satu dari 7 puncak tertinggi di 7 benua atau Seven Summits.
Nama Carstenzs diambil dari nama seorang pelaut berkebangsaan Belanda, Jan Carstenszoon yang pertama kali melaporkan keberadaan puncak-puncak yang diselimuti salju pada pegunungan tropis di wilayah New Guinea pada tahun 1623.
Dalam bahasa lokal Carstenzs Pyramid dikenal dengan nama Nemangkawi Ninggok yang berarti Puncak Panah Putih.
Puncak ini pertama kali ditaklukkan oleh Heinrich Harrer pada tahun 1962. Foto oleh: Panji A. Nuariman
#ksdae #klhk #menlhk #lorentznp #tnlorentz #ayoketamannasional #puncakcartenzs #cartenszpyramid #papua #nemangkawininggok #savebiodiversity #hkan2017 #HKAN2017 - #lorentznationalpark"
Baca: 3 Ekor Orangutan Korban Karhutla Ditranslokasikan ke Taman Nasional Gunung Palung
Baca: Kopi Arabika Wamena Papua
6. Taman Nasional Lorentz memiliki eksosistem hayati terlengkap
Taman Nasional Lorentz merupakan perwakilan dari ekosistem terlengkap untuk keanekaragaman hayati di Asia Pasifik.
Kawasan hutan lindung ini membentang dari puncak Jayawijaya hingga, perairan pesisir pantai dengan hutan bakau di Laut Arafura.
7. Memiliki 34 tipe vegetasi alam
Gletser di Puncak Jaya dan sungai di kawasan lembah Baliem, membuat Taman Nasional Lorentz memiliki 34 vegetasi alam.
Diantaranya yakni sungai, hutan sagu, hutan rawa, dan padang rumput.
Kawasan Taman Nasional Lorentz juga menyimpan persediaan mineral dan pertambangan berskala besar.
Akun resmi isntagram Taman Nasional Lorentz @lorentznationalpark menuliskan:
"From @kimosabdul8 - Southern Crowned Pigeon (goura scheepmakeri) the largest and most beautiful of the crowned pigeon.
#kementerianLHK
#KLHK #menlhk #KSDAE
#ayoketamannasional
#harikonservasialamnasional
#HKAN2017 #HKAN
#MenteriSitiNurbaya
#MenteriLHK #lorentznationalpark #sptn1timika #crownedpigeon #pigeon #goura #scheepmakeri #birds #papua #mimikatimurjauh #exoticbirds #birdphotography #tsldilindungi"
8. Menyimpan beragam flora dan fauna
Jenis tumbuhan yang ada di Taman Nasional Lorentz adalah nipah, dan bakau.
Jenis satwa yang sudah diidentifikasi di Taman Nasional Lorentz sebanyak 630 jenis burung, dan 123 jenis mamalia.
Jenis burung di Taman Nasional Lorentz yakni Kasuari, Cenderawasih ekor panjang, dan burung puyuh salju.
Satwa jenis mamalia yang ada di Taman Nasional Lorentz yakni babi duri moncong panjang, dan moncong pendek, 4 jenis kuskus, walabi, kucing hutan, dan kangguru pohon.
(*)
(TribunnewsWiki.com/Ibnu)