Untuk menghindari kesalahan input seperti yang terjadi pada rekrutmen CPNS 2018, sebanyak 541 Kementerian, lembaga dan Daerah yang membuka formasi CPNS 2019 harus melaksanakan training dan entry formasi sistem daring yang baru.
Beberapa wilayan Indonesia Timur seperti Papua, Papua Barat, Maluku dan NTT akan libur lebih lama untuk pelaksanaan perayaan Natal. Oleh karena itu proses rekrutmen CPNS di daerah tersebut tidak akan berjalan optimal pada Desember.
Baca: Rekrutmen CPNS 2019 Segera Dibuka, Simak Formasi, Tahapan Proses Seleksi dan Passing Grade-nya
Tahapan Proses Seleksi CPNS 2019
Nantinya terdapat beberapa tahapan proses seleksi CPNS 2019 yang harus dilalui peserta diantaranya seleksi administrasi dan seleksi kompetensi dasar (SKD).
Jika peserta lolos seleksi administrasi maka berhak mengikuti tes SKD dimana seluruh prosesnya menggunakan Computer Assisted Test (CAT).
Terdapat tiga jenis soal yang diujikan dalam tes SKD yakni:
1. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
2. Tes Intelegensia Umum (TIU)
3. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
Formasi CPNS yang Dibutuhkan
Ditambahkan oleh Ridwan bahwa terdapat empat formasi yang akan diberikan porsi besar dalam CPNS kali ini.
Seperti dikutip dari video resmi BKN melalui akun Youtube BKN, keempat formasi dengan alokasi kursi terbesar CPNS 2019 terdiri atas:
1. Guru: 63.000-an formasi.
2. Tenaga kesehatan (bidan, dokter, dokter gigi, perawat, dan sebagainya): 31.000-an.
3. Tenaga teknis fungsional: 23.000-an.
4. Tenaga teknis lainnya 28.000-an.
Ridwan menambahkan bahwa terkait dengan formasi selain kesehatan dan pendidikan tetap akan dialokasikan.
"Kurang lebih yang berlatar pendidikan selain itu (humaniora, sosial, teknik), itu pasti akan dibutuhkan," ujar dia.
Namun, ia belum bisa memberikan keterangan secara rinci mengenai jumlah dari formasi-formasi tersebut.
Baca: PNS Dilarang Like, Share, Komentari Status Medsos Soal-soal Ini: 6 Larangan bagi PNS di Medsos
Alur dan Tata Cara Pendaftaran