Topan Hagibis akan Hantam Jepang dengan Kecepatan 216 Km per Jam, 600 Ribu Orang Dievakuasi

Topan Hagibis yang begitu kuat dikabarkan akan menuju ke Jepang pada Sabtu (12/10/2019).600 ribu orang dievakuasi dan 1600 penerbangan dibatalkan


zoom-inlihat foto
typhoon-hagibis-jepang-4.jpg
Mainichi / Koichiro Tezuka
Penduduk berkumpul di pusat evakuasi yang dibuka dalam persiapan untuk Typhoon Hagibis yang kuat pada 11 Oktober 2019, di kota Chiba, Tateyama, sebelah timur Tokyo, yang dirusak oleh Topan Faxai pada bulan September. (Mainichi / Koichiro Tezuka)


Sementara penduduk yang tinggal di dekat sungai di Tokyo menumpuk karung pasir di depan rumah mereka.

Pada jam 9 pagi waktu setempat, 11.600 rumah di Chiba sudah tak ada pasokan listrik.

Wilayah itu sebelumnya telah dihantam topan kuat pada bulan September lalu.

Akibat peringatan badai ini, aktivitas ekonomi di Jepang sementara dihentikan.

Pabrik pembuat mobil, termasuk Toyota dan Honda, telah menutup pabrik mereka.

Banyak supermarket dan toko di ibukota tutup.

Sehari sebelumnya, penduduk telah berbelanja untuk persediaan selama badai topan, mereka mengosongkan persediaan di banyak toko dan supermarket.

Baca: Jokowi Sebut Susunan Kabinet Rampung, Akui Kemungkinan Perubahan Susunannya setelah Bertemu SBY

Sebelumnya diberitakan Typhoon Hagibis bisa menjadi topan yang kekuatannya sekuat topan Kanogawa yang melanda Prefektur Shizouka dan wilayah Tokyo pada 1958.

Dikutip dari New York Times, topan Kanogawa di tahun 1958 menewaskan lebih dari 1.200 orang.

Para lelaki menempelkan papan kayu lapis ke dinding yang dirusak oleh benda-benda terbang ketika Topan Faxai melanda pada bulan September, dalam persiapan untuk Typhoon Hagibis yang kuat di kota Prefektur Tateyama, timur Tokyo, pada 11 Oktober 2019. (Mainichi / Koichiro Tezuka )
Para lelaki menempelkan papan kayu lapis ke dinding yang dirusak oleh benda-benda terbang ketika Topan Faxai melanda pada bulan September, dalam persiapan untuk Typhoon Hagibis yang kuat di kota Prefektur Tateyama, timur Tokyo, pada 11 Oktober 2019. (Mainichi / Koichiro Tezuka ) (Mainichi / Koichiro Tezuka)

Dalam sebuah pernyataan pada Jumat (11/10/2019) Badan Meteorologi mengatakan Topan Hagibis, badai ke-19 musim ini, diproyeksikan mengenai wilayah Tokai atau wilayah Kanto pada Sabtu malam atau lebih dan kemudian bergerak ke utara melalui Tohoku.

Para warga dihimbau bersiap untuk menghadapi angin kencang dan hujan lebat.

Japan Times mengabarkan bahwa East Japan Railway Co. mengumumkan akan menghentikan operasi kereta pada hari Sabtu.

Jalur Shonan-Shinjuku, misalnya, akan dihentikan sepanjang hari, dengan rute utama lainnya, termasuk jalur Chuo, Yamanote, Saikyo, dan Keihin Tohoku, dihentikan sekitar tengah hari.

Baca: Viral Wiranto Diserang Menggunakan Kunai, Deretan Senjata di Film Naruto Ini Memang Nyata di Jepang

 

Typhoon Hagibis jepang 2
Orang-orang membentuk barisan untuk mengumpulkan pengembalian uang atau mengganti tiket mereka di Stasiun JR Hakata di kota Fukuoka, Jepang barat, pada 11 Oktober 2019, karena operasi kereta api di Jalur Sanyo Shinkansen akan ditunda pada 12 Oktober untuk persiapan Typhoon Hagibis yang kuat . (Mainichi / Osamu Sukagawa)

Perdana menteri Jepang, Shinzo Abe, memerintahkan menteri kabinetnya untuk melakukan yang terbaik untuk mengamankan keselamatan rakyat.

Para pejabat di prefektur Chiba, timur Tokyo, yang dilanda angin topan Faxai sebulan yang lalu, telah mengatakan kepada orang-orang untuk menyiapkan pasokan makanan dan air hingga tiga hari.

Beberapa supermarket kehabisan air botolan dan baterai.

Pengguna Twitter memposting foto-foto rak kosong dan bertukar tips tentang cara mempersiapkan diri menghadapai badai ini.

Typhoon Hagibis jepang 3
Orang-orang membentuk antrean panjang untuk membeli kebutuhan di supermarket dalam persiapan untuk Typhoon Hagibis yang kuat yang akan datang, di Kanagawa, Yokohama, selatan Tokyo, pada 11 Oktober 2019. Tabung gas untuk kompor masak portabel dan air minum terjual habis setelah waktu buka . (Mainichi / Hiroshi Maruyama)

Badan Meteorologi Jepang menyampaikan Typhoon Hagibis telah meningkat menjadi badai yang sangat kuat dan bergerak dari utara ke barat laut dekat Kepulauan Ogasawara di Pasifik pada Jumat pagi.

Untuk mengantisipasi dampak yang ditimbulkan, Japan Airlines membatalkan hampir semua penerbangannya terkait angin topan yang akan terjadi di Jepang ini.

Baca: Ingin Magang di Jepang Gaji Rp 33 Juta? Simak Info dan Syarat Beasiswa AYF Berikut Ini

Para turus asing juga diperingatkan untuk selalu memperhatikan berita terkait update cuaca melalui akun Twitter resmi pemerintah seperti 'Japan National Toutism Organization'.

Typhoon Hagibis jepang 4
Penduduk berkumpul di pusat evakuasi yang dibuka dalam persiapan untuk Typhoon Hagibis yang kuat pada 11 Oktober 2019, di kota Chiba, Tateyama, sebelah timur Tokyo, yang dirusak oleh Topan Faxai pada bulan September. (Mainichi / Koichiro Tezuka)




Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved