Menkopolhukam Wiranto Diserang

Tak Ada di Video Wiranto Ditikam yang Beredar: Serangan Kedua dari Istri Pelaku, yang Kena Kapolsek

"Ini apa sih nih ibu-ibu, saya sepak (tendang), dia jatuh masih nuding-nuding, akhirnya dikerumuni massa, di situ ada aparat intel," kata Dariyanto.


zoom-inlihat foto
kapolsek-menes0099111.jpg
KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN
Kapolsek Menes Kompol Dariyanto saat menceritakan kronologi penusukan terhadap Wiranto di Alun-alun Menes. Dariyanto juga menjadi korban dan saat ini tengah dirawat di RS Sari Asih Kota Serang, Jumat (11/10/2019).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Dalam beberapa versi video detik-detik penusukan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto, terlihat serangan hanya dilakukan oleh Syahril Alamsyah alias Abu Rara (30).

Sementara ada 2 serangan kepada Wiranto, yakni selain serangan dari Abu Rara, istri Abu Rara, Fitri Andriana (20), juga menyerang dengan senjata tajam setelah Abu Rara menyerang.

Bagian ini yang belum ada dalam video penusukan Wiranto yang sudah beredar di medsos.

Bagian ini jugalah yang dikisahkan secara mendetail oleh Kapolsek Menes, Kompol Dariyanto.

Kompol Dariyanto ikut menjadi korban penusukan.

Ia mengalami luka tusuk di bagian punggung, lengan, dan dada.

Ditemui di Rumah Sakit Sari Asih, Serang, Banten, Jumat (11/10/2019), tempatnya dirawat, Kompol Dariyanto, menceritakan kembali detik-detik peristiwa penikaman yang menyasar Wiranto terjadi begitu cepat.

Baca: Buat Cuitan terkait Penusukan Wiranto, Jerinx SID Dilaporkan ke Polisi, Akun Twitternya Di-suspend

Baca: Istri Nulis Wiranto Lancar Matinya, Anggota TNI AU Dicopot: Istri Nyinyir, 3 Anggota TNI Dicopot

Dariyanto mengingat kembali kejadian penusukan, di mana Wiranto menjadi target utama dari sepasang suami istri, Syahril Alamsyah (31) dan Fitri Andriana (21) di Alun-Alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019) siang. 

Wiranto mengalami luka tusuk di bagian perut akibat peristiwa tersebut.

Saat penusukan tersebut, warga Menes yang berada di lokasi kejadian kaget dan histeris.

Kejadian tersebut membuat heboh warga yang hendak bersalaman dengan Wiranto maupun melihat helikopter di sekitar area Alun-Alun Menes, .

"Ya dia (Wiranto) jatuh, kejadian begitu cepat, suara-suara banyak, MasyaAllah, Ya Allah," ujar Dariyanto.

Seluruh pejabat setempat yang berada di lokasi kejadian mencoba menolong Wiranto.

Baca: Pakar Mikro Ekspresi Jelaskan Makna Mimik Wajah Penusuk dan Penolong Wiranto: Emosinya Serupa

Baca: Jangan Cemen Pak, Tulis Istri Dandim di Medsos soal Wiranto: KSAD Langsung Copot Dandim & Ditahan

Mereka membopong mantan Panglima ABRI tahun 1998-1999 ke dalam mobil untuk segera mendapatkan perawatan medis di sekitar tempat kejadian perkara.

"Setelah itu akhirnya kita semua membantu, akhirnya dengan bantuan yang lain dibawalah Pak Wiranto ke mobil," ucap Dariyanto.

Di saat itulah, tanpa disangka-sangka, Fitri Andriana, melancarkan serangan ke arah Wiranto.

Namun, serangan ini berhasil dihalau Dariyanto.

Akibatnya, Dariyanto terkena sabetan di kedua lengan, dada, dan yang terparah di bagian punggung.

Akibat sabetan senjata tajam tersebut, Dariyanto harus menjalani jahitan kulit.

Baca: Ini Foto dan Video Wiranto yang Pernah Menyamar Jadi Kuli Hingga Kernet Bis, Dibuat Dekil dan Lusuh

Baca: VIDEO VERSI TERBARU Penikaman Wiranto Beredar: Terlihat Jelas Wiranto 2 Kali Kena Tikaman Langsung

"Setelah itu, saya membalikkan punggung, saya ditusuk dari belakang. Nah saya ditusuk, saya berbalik arah akhirnya yang menyerang saya berpakaian jilbab menyerang saya, saya tidak tahu, karena pisaunya itu tertutup dengan kain hitam," kata Dariyanto.





Halaman
1234
Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved