"Warga Australia yang pernah dan sedang terlibat mendukung terorisme, dan yang mungkin telah berperang bersama teroris di Suriah atau Irak, menimbulkan ancaman besar bagi keselamatan rakyat Australia," katanya.
"Individu yang terkait terorisme dan berusaha kembali ke Australia, dinilai oleh penegak hukum berdasarkan kasus perkasus," tambahnya.
Bagi yang tidak dikenai tuntutan pidana, kata Menlu Payne, akan dipertimbangkan menjalani program intervensi untuk bisa kembali ke masyarakat.
Menurut Crockett kondisi kamp al-Hawl menjadikan para tawanan di sana berada dalam ketidakpastian.
"Tidak akan menjadi beban apa pun bila pemerintah memulangkan mereka pulang karena pihak keluarga bisa membayar kepulangan mereka," katanya.
Suhu udaha di kamp itu bisa mencapai lebih dari 50 derajat pada musim panas dan anjlok hingga di bawah titik beku di musim dingin.
Kondisi sanitasinya sangat buruk dan perawatan kesehatan hampir tidak ada.
Sejumlah wanita pendukung ISIS mengatur kamp tersebut secara sangat ketat.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)