Terkait Kebakaran Hutan dan Lahan, Jokowi: Segala Usaha Sudah Dilakukan

Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah telah mengerahkan segala upaya untuk menangani hal tersebut.


zoom-inlihat foto
kebakaran-hutan-kalsel.jpg
Humas BPBD Kalsel
Dari pantauan udara, karhutla di Kalsel terus meluas, sudah 5 heli water bombing dikerahkan untuk memadamkan api.


Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah telah mengerahkan segala upaya untuk menangani hal tersebut.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Terkait kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Provinsi Riau, Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah telah mengerahkan segala upaya untuk menangani hal tersebut.

Diketahui, Presiden Joko Widodo meninjau langsung lokasi pada Selasa (17/9/2019) di sejumlah titik untuk memastikan penanganan kabut asap secara maksimal.

"Segala usaha sudah dilakukan. Yang di darat (pemadaman) sudah semuanya, tambahan pasukan kemarin sudah saya perintahkan juga. Kemarin datang totalnya 5.600 (pasukan)," ungkap Joko Widodo dikutip dari Kompas.com.

Kebakaran hutan dan lahan terjadi di Pekanbaru, Riau, Senin (9/9/2019).
Kebakaran hutan dan lahan terjadi di Pekanbaru, Riau, Senin (9/9/2019). ((KOMPAS.COM/IDON))

Jokowi mengatakan pemerintah terus melakukan water bombing di lokasi karhutla.

Selain itu, sebanyak 52 pesawat telah dikerahkan untuk melakukan pemadaman tersebut.

"Ini mau berangkat (pesawat penyemai) hujan buatan. Hari Jumat lalu juga sudah kita perintahkan, sudah diterbangkan dan alhamdulilah saat itu di Indragiri Hilir juga hujan turun. Ini sekarang kita lakukan lagi menabur garam," jelas Jokowi.

Baca: Singapura Bentuk Satgas dan Tawarkan Bantuan ke Indonesia terkait Kabut Asap

Baca: Fakta-fakta Ular Raksasa yang Hangus Akibat Kebakaran Hutan di Kalimantan: Bisa Tiru Suara Mangsa

"Karena awannya ada kita berdoa semoga nanti juga jadi hujan, insyaallah di hari ini," lanjutnya.

Jokowi menegaskan bahwa langkah terbaik ialah melakukan pencegahan agar titik api tidak semakin membesar.

"Segala upaya kita lakukan. Tetapi memang yang paling benar itu adalah pencegahan sebelum kejadian. Ini api satu (terdeteksi) langsung padamkan, satu padam. Itu yang benar," jelas Jokowi.

Sementara itu, Jokowi juga mengimbau masyarakat dan seluruh pihak untuk tidak melakukan pembakaran lahan gambut maupun hutan yang dapat menyebabkan bencana kebakaran hutan dan lahan semakin meluas.





Halaman
123
Penulis: Nur Afitria Cika Handayani
Editor: Fathul Amanah






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved