Masa Jabatannya akan Berakhir, Susi Pudjiastuti Meminta Maaf karena Keras Kepala

Menurut Susi kasus ini sudah terjadi 2 tahun terakhir, terlihat dari pembangunan kapal-kapal besar oleh asing di Indonesia.


Masa Jabatannya akan Berakhir, Susi Pudjiastuti Meminta Maaf karena Keras Kepala
Isstagram @susipudjiastuti115
Susi Pudjiastuti memanen rumput laut di Kampung Saharei, Distrik Fakfak Timur, Papua Barat (kiri) dan menjadi model foto @darwis_triadi dengan busana kebaya 


Menurut Susi kasus ini sudah terjadi 2 tahun terakhir, terlihat dari pembangunan kapal-kapal besar oleh asing di Indonesia.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti meminta maaf sebelum berakhirnya masa jabatan di pemerintahan presiden Joko Widodo.

Namun justru permintaan maaf yang disampaikan oleh Susi dibumbui dengan pengakuan dirinya yang cukup keras kepala.

Susi akan mengakhiri masa kerjanya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan di Kabinet Kerja I dalam enam minggu ke depan.

Dikutip dari Kompas.com, bahwa dirinya mengaku sedikit tengil beberapa waktu lalu.

"Bila ada kesalahan yang tidak sengaja, kadang-kadang saya cukup keras kepala, saya mohon maaf," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Satgas 115 di Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Baca: Terkait Kebakaran Hutan dan Lahan, Jokowi: Segala Usaha Sudah Dilakukan

Tidak hanya meminta maaf, namun Susi mengucapkan terima kasih kepada Satuan Tugas 115 dan seluruh pihak yang telah membantunya.

Sehingga langkah kebijakan KPP untuk memberantas illegal fishing dapat sukses.

"Dalam waktu 6 minggu jabatan akan berakhir, terima kasih atas seluruh dukungan, baik kawan luar negeri (duta besar) New Zealand, Kolombia, Amerika, Eropa, kawan TNI AL, Bakamla, Kejaksaan, POL AIR, dan kawan-kawan KKP, perjalanan yang tidak mudah dan saya pikir luar biasa. So many thing, so many good thing, so many bad thing," ucap Susi.

Susi sadbudbuadb
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berharap pulau terdepan yang ada di Kepulauan Riau, seperti Anambas bisa jadi pioner utama industri perikanan dan pariwisata kelautan. (HUMAS KEMENTRIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN)

Susi menambahkan jika Satgas 115 harus terus menjaga kedaulatan laut seperti yang selama ini diperjuangkannya.

"Saya berpesan POL AIR, Bakamla, TNI AL, Anda akan terus berada di sana (laut). Terus mempunyai kewajiban untuk memastikan sumber daya perikanan ini cukup untuk masyarakat. Mohon terus dijaga," pinta dia.





Halaman
123
Penulis: Sekar Dwi Setyaningrum
Editor: Ekarista Rahmawati Putri






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved