Hari Ini dalam Sejarah : 17 September 1978, Perjanjian Camp David antara Israel dan Mesir

Perjanjian Camp David merupakan sebuah solusi untuk menciptakan perdamaian di Timur tengah pascakonflik Israel - Mesir sejak 1948.


zoom-inlihat foto
camp-david-accords.jpg
globaltab.net
Dari kiri ke kanan, Presiden Mesir Anwar Sadat, Presiden Amerika Serikat Jimmy Carter, dan Perdana Menteri Israel, Menachem Begin dalam peristiwa bersejarah penandatanganan Perjanjian Camp David pada 17 September 1978.

Perjanjian Camp David merupakan sebuah solusi untuk menciptakan perdamaian di Timur tengah pascakonflik Israel - Mesir sejak 1948.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perjanjian perdamaian Camp David merupakan satu dari solusi untuk menciptakan perdamaian di Timur Tengah.

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Presiden Mesir Anwar Sadat dan Perdana Menteri Israel, Menachem Begin.

Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan di sebuah tempat peristirahatan milik para presiden Amerika Serikat, Camp David, di Frederick County, Maryland.

Perundingan Perjanjian Camp David berlangusng selama 12 hari dan dipimpin oleh Presiden Amerika Serikat, Jimmy Carter.

Perjanjian Camp David kemudian melahirkan Perjanjian Damai Israel - Mesir 1979. (1)

Baca: Profil Muhammad Mursi, Mantan Presiden Mesir yang Meninggal saat Sidang Gugatan Spionase

Baca: Otoritas Imigrasi Selandia Baru Hapus Israel dari Peta, Diganti dengan Palestina

  • Latar Belakang


Perjanjian Camp David merupakan tindak lanjut upaya diplomasi Mesir untuk mencari solusi damai atas perang antara Israel dan Mesir.

Perang tersebut dipicu oleh berdirinya negara Israel pada tahun 1948 dan konflik mulai terjadi hingga selama 30 tahun.

Puncak konflik tersebut adalah adanya Perang Enam Hari yang dimenangkan oleh Israel.

Perang Enam Hari merupakan sebuah upaya adu domba yang dilakukan oleh Uni Soviet kepada Israel dan Mesir.

Beberapa berpendapat Uni Soviet sengaja memperparah konflik Timur Tengah agar Amerika Serikat memiliki kekacauan internasional selain Perang Vietnam yang juga masih berlangsung pada masa tersebut.

Pada 13 Mei 1967 Uni Soviet memperingatkan Mesir bahwa Israel telah mengumpulkan pasukan di perbatasan dengan Suriah.

Presiden Mesir, Gamal Nasser tanpa ragu mengerahkan pasukan untuk menendang pasukan penjaga perdamaian PBB.

Dalam perang tersebut Israel kehilangan sekitar 800 pasukan sementara Mesir kehilangan 15.000 korban dan ribuan tentara lainnya ditangkap.

Kemenangan Israel dikarenakan adanya superioritas angkatan udara seperti pesawat tempur dan berhasil meluncurkan serangan 5 Juni terhadap pangkalan udara Mesir.

Kemenangan tersebut juga memberi Israel keyakinan untuk memperluas kekuasaan ke wilayah lain.

Bahkan pada 1968 dengan skema melibatkan turis palsu yang menolak pergi, permukiman Yahudi mulai bermunculan di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Karena adanya pembalasan Israel terhadap kelompok gerilya Palestina dengan menyerang Suriah dan Yordania, negara-negara Arab mulai menyatukan kekuatan untuk menumbangkan Israel.

Keuntungan teritorial Israel dari Perang Enam Hari adalah mendapatkan wilayah Sinai dari Mesir, termasuk Jalur Gaza dan Dataran Tinggi Golan strategis dari Suriah. (2)


Sejak adanya Perang Enam Hari 1967 sejumlah rencana perdamaian untuk kawasan Timur Tengah mulai diadakan.

Namun rencana perdamaian belum terlaksana hingga Perang Yom Kippur pada Oktober 1973 berakhir.

Perundingan damai antara Arab - Israel dimulai dengan kunjungan Presiden Mesir, Anwar Sadat ke Jerusalem pada November 1977

Menyadari situasi telah membaik, Presiden Amerika Serikat, Jimmy Carter segera bertindak.

Jimmy Carter mengundang Presiden Anwar Sadat dan Perdana Menteri Israel, Menachem Begin untuk berunding di rumah peristirahatan Presiden Amerika Serikat yaitu di Camp David pada 17 September 1978. (3)

Dari kiri ke kanan, Presiden Mesir Anwar Sadat, Presiden Amerika Serikat Jimmy Carter, dan Perdana Menteri Israel, Menachem Begin dalam peristiwa bersejarah penandatanganan Perjanjian Camp David pada 17 September 1978 di Camp David, Ruang Barat Gedung Putih.
Dari kiri ke kanan, Presiden Mesir Anwar Sadat, Presiden Amerika Serikat Jimmy Carter, dan Perdana Menteri Israel, Menachem Begin dalam peristiwa bersejarah penandatanganan Perjanjian Camp David pada 17 September 1978 di Camp David, Ruang Barat Gedung Putih. (jimmycarterlibrary.gov)

Anwar Sadat dan Menachem Begin melakukan perundingan selama 12 hari dan menghasilkan tiga kesepakatan.

Pertama

Pembentukan otoritas pemerintahan sendiri di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Upaya tersebut dilakukan untuk menjamin dan mengakui hak-hak rakyat Palestina dalam jangka waktu 5 tahun.

Israel kemudian menarik pasukan militernya di Jalur Gaza dan pemulihan otoritas pemerintahan di Palestina dilakukan.

Kedua

Penarikan pasukan Israel dari Semenanjung Sianai dan mengembalikan Sinai kepada Mesir.

Dari pengembalian tersebut, Israel mendapat imbalan bisa membangun hubungan diplomatik dengan Mesir dan menjamin kebebasan lalu lintas di Terusan Suez.

Ketiga

Pengakuan negara Israel oleh negara-negara tetangga meliputi Mesir, Suriah, Libanon dan Yordania.

Selain pengakuan penghapusan blokade ekonomi, Israel meminta agar dilakukan dan memberikan perlindungan terhadap warga Israel di negara-negara tersebut. (4)

Perjanjian Camp David merupakan pengakuan pertama dari Arab terhadap eksistensi Israel dan menjadi salah satu upaya perdamaian paling sukses di Timur Tengah.

Perjanjian Camp David masih berlaku hingga kini namun karena secara substansial memperkuat posisi Israel, Anwar Sadat  tewas pada 6 Oktober 1981.

Anwar Sadat tewas dibunuh kelompok kanan yang kecewa dengan keputusan berdamai dengan Israel.

Meskipun demikian Anwar Sadat dan Menachem Begin mendapatkan hadiah Nobel Perdamaian.

Perjanjian Camp David telah mengubah peta politik di Timur Tengah misalnya berubahnya status Mesir di mata negara-negara Arab lain.

Bahkan Mesir sempat dikeluarkan dari Liga Arab mulai 1979-1989.

Meskipun Perjanjian Camp David didukung sebagian besar warga Israel namun tidak demikian dengan warga Mesir.

Warga Mesir menganggap Perdamaian Camp David hanya untuk Israel dengan Presiden Anwar Sadat, dan bukan perdamaian antarnegara. (3)

(TRIBUNNEWSWIKI/Magi)



   


Sumber :


1. www.republika.co.id
2. intisari.grid.id
3. internasional.kompas.com
4. sumbersejarah1.blogspot.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved