ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut)

ISPA atau Infeksi Salauran Pernapasan Akut merupakan infeksi di saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus


ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut)
sains.kompas.com
Ilustrasi ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) 

ISPA atau Infeksi Salauran Pernapasan Akut merupakan infeksi di saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus




  • Informasi


TRIBUNNEWSWIKI.COMISPA atau Infeksi Saluran Pernapasan Akut merupakan infeksi di saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus.

ISPA akan menyerang satu komponen saluran pernapasan bagian atas seperti hidung, sinus, faring, dan laring.

Tipe lain dari ISPA adalah sinusitis, faringitis, epiglottitis, dan tracheobronchitis, sedangkan influenza tidak digolongkan sebagai ISPA. (1)

ISPA digolongkan ke dalam penyakit yang mudah sekali menular, terlebih lagi kepada orang yang memiliki daya tahan tubuh rendah, berusia lanjut ataupun anak-anak.

Seseorang bisa tertular ISPA apabila menghirup udara yang mengandung virus atau bakteri yang dikeluarkan oleh penderita ISPA.

Apabila tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat, ISPA bisa menyebar ke seluruh sistem pernapasan dan membuat tubuh kesulitan memperoleh pasokan oksigen. (2)  


Berikut ini gejala yang dialami oleh mereka yang menderita ISPA:

  • Batuk (bisa juga batuk berdahak)
  • Bersin
  • Hidung tersumbat atau berair
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Sesak napas, dada kencang
  • Demam (3) 

Penyebab ISPA

Sebagian besar kasus ISPA disebabkan oleh virus atau bakteri seperti berikut:

Virus

  • rhinovirus
  • adenovirus
  • virus coxsackie
  • virus parainfluenza
  • virus syncytial pernapasan
  • metapneumovirus manusia

Bakteri

  • streptokokus beta-hemolitik kelompok A
  • streptokokus beta-hemolitik kelompok C
  • Corynebacterium diphtheriae (diphtheria)
  • Neisseria gonorrhoeae (gonore)
  • Chlamydia pneumoniae (chlamydia) (1) 

Sedangkan penularannya terjadi saat ada kontak air liur atau melalui udara.

Selain kontak langsung dengan percikan liur penderita, virus juga dapat menyebar melalui sentuhan dengan benda yang terkontaminasi, atau berjabat tangan dengan penderita. (4) 

Baca: Bronkitis

  • ISPA biasanya akan sembuh dalam satu hingga dua minggu dan gejalanya bisa diobati di rumah dengan cara:


Namun, jika tidak terjadi perubahan dan justru keadaan pasien semakin memburuk, disarankan untuk segera mencari pertolongan medis.

Baca: Kanker Kelenjar Getah Bening

  • Perbanyak istirahat
  • Perbanyak minum air untuk melancarkan lendir
  • Minum lemon hangat dan minuman madsdu untuk membantu meredakan batuk
  • Berkumur dengan air asin hangat untuk mengurangi sakit tenggorokan
  • Menghirup uap air panas, bisa ditambahkan mentol atau minyak kayu putih
  • Menggunakan bantal yang lebih tinggi saat tidur untuk memposisikan kepala lebih tinggi untuk memudahkan pernapasan dan membersihkan lendir di dada
  • Mengonsumsi obat penurun panas seperti paracetamol untuk meredakan demam. (3) 

Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan dengan melihat riwayat kesehatan pasien dan melakukan pemeriksaan fisik.

  • Pencegahan


Pencegahan terbaik dari ISPA adalah sering mencuci tangan dengan sabun dan air bersih untuk mengurangi paparan sekresi yang dapat menyebarkan infeksi.

Baca: Hipotermia

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terjangkit ISPA:

  • Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit.
  • Bersihkan benda seperti remote control, ponsel, dan kenop pintu yang dapat disentuh oleh orang-orang di rumah yang memiliki URI.
  • Menggunkan masker
  • Tetap di rumah jika anda sakit. (1) 

(TRIBUNNEWSWIKI/Ami Heppy)

 



Nama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)
   


Sumber :


1. www.healthline.com
2. www.halodoc.com
3. www.nhs.uk
4. www.alodokter.com






ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved