Hipotermia

Hipotermia merupakan keadaan darurat medis yang terjadi ketika tubuh seseorang kehilangan panas lebih cepat daripada kemampuannya menghasilkan panas. Hipotermia sering terjadi pada para pendaki gunung


zoom-inlihat foto
hipoterm.jpg
Instagram.com/@bsog.pl/@claudiaconforte
Hipotermia

Hipotermia merupakan keadaan darurat medis yang terjadi ketika tubuh seseorang kehilangan panas lebih cepat daripada kemampuannya menghasilkan panas. Hipotermia sering terjadi pada para pendaki gunung




  • Informasi #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Hipotermia adalah keadaan darurat medis yang terjadi ketika tubuh seseorang kehilangan panas lebih cepat daripada kemampuannya menghasilkan panas.

Hal tersebut menyebabkan suhu tubuh sangat rendah berada di bawah 95° F (35° C).

Suhu tubuh normal adalah sekitar 98,6° F (37° C).

Baca: Ebola

Baca: 6 Bahaya Penggunaan Gadget pada Anak, dari Radiasi hingga Risiko Gangguan Mental

Jika suhu tubuh terus turun, organ-organ mulai gagal, akhirnya menyebabkan kematian.

Hipotermia adalah kebalikan dari hipertermia, yang melibatkan suhu tubuh yang tinggi dan dapat muncul sebagai kelelahan panas atau stroke panas.(1)

  • Gejala #


Tanda dan gejala hipotermia meliputi:

Baca: The Battleship Island

Baca: One Direction Ulang Tahun ke-9, Ini Momen One Direction yang Dirindukan Penggemar

  1. Gemetaran atau menggigil
  2. Bicara cadel atau bergumam
  3. Napas lambat dan dangkal
  4. Denyut nadi lemah
  5. Kecanggungan atau kurangnya koordinasi
  6. Mengantuk atau energi yang sangat rendah
  7. Kebingungan atau kehilangan memori
  8. Hilang kesadaran
  9. Pada bayi, kulit akan berubah merah cerah dan terasa dingin (2)

  • Perawatan #


Pengobatan pada penderita hipotermia bergantung pada derajat hipotermia yang dialami, tetapi tujuannya sama yaitu untuk menghangatkan atau menaikkan suhu tubuh penderita.

Perawatan pertama yang bisa dilakukan untuk membantu seseorang yang terkena hipotermia sebelum kedatangan tim medis adalah:

  1. Memindahkan orang tersebut ke tempat yang hangat, kering, atau melindungi mereka dari unsur-unsur tersebut.
  2. Jika pakaian yang digunakan pasien basah, maka lepaskan pakaian basah tersebut dang anti dengan yang kering.
  3. Menutupi seluruh tubuh dan kepala mereka dengan selimut, hanya menyisakan wajah yang jelas.
  4. Menempatkan individu pada selimut untuk melindungi mereka dari tanah.
  5. Memantau pernapasan dan melakukan CPR jika pernapasan berhenti.
  6. Menyediakan minuman hangat, jika individu sadar, tetapi jangan berikan alkohol maupun minuman dengan kandungan  kafein.
  7. Sangat penting untuk tidak kontak langsung dengan panas seperti lampu panas atau air panas, karena ini dapat merusak kulit. Ini juga dapat memicu detak jantung tidak teratur dan, berpotensi, menyebabkan henti jantung.
  8. Jangan menggosok atau memijat orang tersebut, karena gerakan yang berlebihan berpotensi memicu terjadinya henti jantung. (1)

  • Mencegah Terserang Hipotermia #


Cara terbaik untuk mencegah agar tidak terserang hipotermia adalah dengan mengetahui cuaca atau suhu di mana anda akan beraktivitas sehingga mampu untuk melakukan pencegahan.

Orang yang lebih berisiko terserang hipotermia adalah:

  1. Bekerja di luar rumah dalam cuaca dingin
  2. Berlatih snowsports, olahraga air, atau kegiatan outdoor lainnya
  3. Berada di rumah selama cuaca musim dingin, terutama orang tua
  4. Terdampar di kendaraan dalam kondisi musim dingin yang parah
  5. Memiliki kondisi medis lainnya
  6. Mengonsumsi alkohol atau obat-obatan terlarang

Sedangkan untuk pencegahan di dalam rumah, National Institute on Aging (NIA) merekomendasikan agar melakukan hal-hal berikut:

  1. Menaikkan suhu ruangan yang akan digunakan hingga 68–70 ° F (20-22° C) 
  2. Jika Anda hidup sendiri, mintalah seseorang untuk datang memeriksa keadaan anda secara teratur (1)

  • Komplikasi Hipotermia #


Hipotermia apabila tidak segera dilakukan perawatan dengan cepat dan tepat bisa menyebabkan komplikasi lainnya hingga kematian.

Komplikasi yang bisa muncul adalah:

  1. Frostbite, yaitu cedera pada kulit dan jaringan di bawahnya karena membeku.
  2. Chilblains, yaitu peradangan pembuluh darah kecil dan saraf pada kulit.
  3. Trench foot, yaitu rusaknya pembuluh darah dan saraf pada kaki akibat terlalu lama terendam air.
  4. Gangrene atau kerusakan jaringan. (3)

(Tribunnews.com/Ami Heppy)

Jangan Lupa untuk Subscribe Youtube Official Tribunnewswiki



Nama Hipotermia (Hypothermia)
   


Sumber :


1. www.medicalnewstoday.com
2. www.mayoclinic.org
3. www.alodokter.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved