Pandangan Soekarno atas Peristiwa G30S: Hanya Sebuah Riak di Tengah Samudera

Pada suatu rapat, Soekarno memandang G30S hanyalah riak kecil di tengah samudera.


Pandangan Soekarno atas Peristiwa G30S: Hanya Sebuah Riak di Tengah Samudera
Istimewa
Presiden Soekarno sedang membacakan pidatonya di hadapan peserta sidang BPUPKI 


Pada suatu rapat, Soekarno memandang G30S hanyalah riak kecil di tengah samudera.

Yang cukup aneh, Panglima Kostrad, Mayjen Soeharto justru hadir di tengah peserta rapat.

Njoto selaku salah satu menteri Soekarno yang juga Wakil Ketua II CC PKI juga tampak hadir.

Suasana rapat tampak tegang dan mencekam.

Satu sama lain terlihat waswas dan saling curiga.

Baca: Ketika Air Mata Bung Karno Jatuh saat Mendengar Jutaan Rakyatnya Dibunuh Setelah G30S

Baca: 20 Tahun Mengobati Luka Batin G30S, Inilah Kisah Amelia Yani, Putri Jenderal Achmad Yani

Soekarno membuka persidangan, memecah keheningan yang mencekam.

Njoto diberikan kesempatan pertama untuk menyampaikan pendapatnya.

“Saudara Njoto, kamu punya statement untuk disampaikan? Silakan,” kata Soekarno.

Njoto kemudian mengeluarkan secarik kertas yang berisi tulisan tangan.

Njoto berbicara singkat namun tegas.

Intinya, Njoto menekankan jika PKI tidak terlibat dan tidak bertanggung jawa atas meletusnya tragedi G30S.





Halaman
123
Penulis: Widi Pradana Riswan Hermawan
Editor: Ekarista Rahmawati Putri






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved