Akan Dibangun Fasilitas Pemerintahan Myanmar, Perkampungan Warga Rohingya Dihancurkan

Perkampungan warga Muslim Rohingya dihancurkan karena akan dibangun fasilitas pemerintahan Myanmar.


zoom-inlihat foto
kamp-transit-hla-poe-kaung.jpg
BBC News
Kamp transit Hla Poe Kaung dibangun untuk menampung 25.000 pengungsi yang kembali - namun didirikan di atas lahan yang sebelumnya merupakan lokasi dua kampung warga Rohingya.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Krisis Rohingya di Myanmar belum benar-benar selesai.

Bahkan saat ini seluruh perkampungan warga Muslim Rohingya di Myanmar telah dihancurkan dan digantikan dengan barak-barak polisi, bangunan pemerintahan, serta kamp relikasi pengungsian.

Sebelumnya terpantau dari gambar satelit bahwa sejumlah fasilitas dibangun di atas lahan yang sebelumnya merupakan kawasan permukiman warga Rohingya.

Namun dikutip dari BBC, Selasa (10/9/2019), pejabat setempat membantah pembangunan fasilitas pemerintahan tersebut dilakukan di atas kampung-kampung Rohingya di negara bagian Rakhine.

Pada 2017 silam, lebih dari 700 ribu warga Rohingya meninggalkan Myanmar ketika berlangsung operasi militer.

PBB menggambarkan peristiwa itu sebagai “pemberishan etnis”.

Namun, Myanmar membantah telah melakukan aksi pembantaian besar-besaran oleh pasukannya.

Pemerintah setempat terus menyangkal pasukannya melakukan pembersihan etnis dan genosida.

Mereka juga mengatakan siap menerima kembali beberapa pengungsi.

Baca: 20 Tahun Mengobati Luka Batin G30S, Inilah Kisah Amelia Yani, Putri Jenderal Achmad Yani

Akan tetapi, pada bulan lalu, upaya untuk mulai merepatriasi pengungsi Rohingya kembali gagal, setelah tak satu pun dari 3.450 orang yang disetujui Myanmar menaiki kendaraan yang telah disiapkan untuk mereka.

Mereka berdalih kurangnya pertanggungjawaban pemerintah atas aksi kejam yang terjadi pada 2017, dan ketidakpastian tentang apakah mereka akan mendapatkan kebebasan bergerak atau status kewarganegaraan.

Myanmar menyalahkan Bangladesh. Myanmar juga mengatakan bahwa mereka telah mempersiapkan diri untuk menerima kembali banyak pengungsi.

Pemerintah Myanmar mengatakan telah menyiapkan kamp transit Hla Poe Kaung yang diklaim mampu menampung 25.000 pengungsi.

Para pengungsi itu rencananya akan ditempatkan di sana selama dua bulan sebelum dipindah ke permukiman permanen.

Namun kamp yang baru dibangun tahun lalu itu ternyata kondisinya juga buruk, toilet umumnya rusak.

Bangunan itu didirikan di atas lahan yang sebelumnya merupakan dua kampung Rohingya, yaitu Haw Ri Tu Lar dan Thar Zay Kone, yang dihancurkan setelah aksi kekerasan tahun 2017.

Pengelola kamp Soe Shwe Aung membantah bahwa telah dilakukan penghancuran terhadap perkampungan warga Rohingya.

Namun ketika ia ditunjukkan foto satelit, ia mengaku belum lama bekerja di sana dan tidak bisa menjawab.

Baca: Disebut Hanya Jadi Ban Serep Ridwan Kamil oleh Anggota Dewan, Ini Tanggapan Uu Ruzhanul

Ada juga kamp relokasi di Kyein Chaung, tempat rumah-rumah telah dibangun dengan dana dari pemerintah Jepang dan India sebagai tempat tinggal jangka panjang para pengungsi yang kembali.

Namun, kamp Rohingya bernama Myar Zin sudah diratakan dengan tanah untuk membangun kamp tersebut yang lokasinya dekat dengan barak-barak baru Polisi Penjaga Perbatasan.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved