Untuk itu, malam ini, Selasa (3/9/2019) dia melakukan rapat koordinasi dengan beberapa menteri sebelum membuka akses internet secara bertahap.
"Sedang kita koordinasikan kabupaten, kota mana saja. Malam ini mudah-mudahan sudah ada ini (datanya). Sehingga secara bertahap besok sudah bisa dilakukan, diaktifkan kembali layanan datanya di beberapa kabupaten, kota," ujar Rudiantara di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/9/2019).
Baca: Alleia Anata, Putri Semata Wayang Ariel NOAH yang Mulai Berpenampilan Dewasa
Baca: Promo KFC Hari Ini: Beli 9 Potong Ayam Rp 74 Ribuan, Buruan Jangan Sampai Kehabisan!
Rudiantara menyatakan pihaknya tidak langsung membuka akses internet kembali di seluruh wilayah Papua dan Papua Barat.
Nanti hasil dari koordinasi dengan pihak keamanan lah yang menentukan kabupaten atau kota mana yang dinilai kondusif dan layanan datanya dibuka.
Rudiantara menjelaskan pembatasan internet yang dilakukan pihaknya sejak Rabu (21/8/2019) itu berdasarkan wilayah provinsi.
Besok pagi, dia akan menurunkan pembatasan berdasarkan wilayah kabupaten atau kota.
"Yang disiapkan skenarionya adalah, pembatasan masih ada tetapi levelnya diturunkan ke tingkat kabupaten atau kota. Sehingga katakanlah di Papua tidak semua kabupaten, kota diberikan pembatasan. Yang harus dibatasi-dibatasi, yang tidak ya tidak," papar dia.
Dia berharap lebih banyak wilayah kabupaten atau kota yang dipulihkan kembali daripada dibatasi.
Total ada 29 kabupaten atau kota di Papua dan 13 kabupaten atau kota di Papua Barat.
"Dari 29 kabupaten dan kota di Papua, saya rasa besok sebagian besar layanan data bisa kembali lagi," tambah dia.
Untuk diketahui Kominfo sejak Rabu (21/8/2019) memblokir akses internet di Papua dan Papua Barat.
Atas hal ini, sejumlah organisasi masyarakat sempat mendatangi kantor Kominfo mendesak akses internet kembali dibuka.
Jaringan komunikasi seperti SMS dan telepon di Jayapura, Papua pun sempat terganggu.
Telkomsel menyebut layanan telepon dan SMS Telkomsel di Papua untuk sementara mengalami gangguan.(*)