DPR Minta Ketemu Jokowi Untuk Membahas Masalah Papua dan Papua Barat

DPR RI telah melakukan berbagai diplomasi parlemen terkait kondisi Papua dan Papua Barat agar negara-negara tidak salah persepsi.


zoom-inlihat foto
bamsoet-dan-tim-dpr-ri.jpg
(Dok. DPR RI)
Bamsoet dan Tim DPR RI Pemantau Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat akan segera meminta waktu bertemu Presiden Joko Widodo untuk melakukan rapat konsultasi membahas penyelesaian berbagai peristiwa yang terjadi di Papua dan Papua Barat. (Dok. DPR RI)


DPR RI telah melakukan berbagai diplomasi parlemen terkait kondisi Papua dan Papua Barat agar negara-negara tidak salah persepsi.

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah melakukan berbagai diplomasi parlemen terkait kondisi Papua dan Papua Barat agar negara-negara tidak salah persepsi.

Langkah diplomasi yang telah dilakukan satu di antaranya ialah menyelenggarakan Indonesian Pasific Parliamentary Partnership (IPPP) pada 23-24 Juli 2018 yang dihadiri oleh 14 negara kawasan Pasifik.

Selain itu, DPR RI juga ikut serta dalam Pasific Exposition pada 11-14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru yang diadakan Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Selandia Baru.

Dikutip dari Kompas.com, Ketua DPR RI Bambang Prasetyo mengatakan anggota DPR RI juga aktif membangun dialog dengan para tokoh politik luar negeri untuk meluruskan persepsi berbeda mereka mengenai Papua dan Papua Barat.

Bambang mengungkapkan, DPR RI turut menyampaikan berbagai pencapaian di Papua dan Papua Barat jauh berbeda dari yang dulu.

Baca: Jadwal dan Link Live Streaming Pekan Ketiga Liga Inggris Liverpool vs Arsenal Pukul 23.30 WIB

Baca: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)

Baca: Kronologi Pembantaian di Kapal Motor (KM) Mina Sejati, Korban Dibantai saat Tidur

Bamsoet dan Tim DPR RI
Bamsoet dan Tim DPR RI Pemantau Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat akan segera meminta waktu bertemu Presiden Joko Widodo untuk melakukan rapat konsultasi membahas penyelesaian berbagai peristiwa yang terjadi di Papua dan Papua Barat. (Dok. DPR RI)

“Kami sampaikan berbagai capaian pembangunan yang membuat Papua dan Papua Barat masa kini berbeda jauh dengan kondisi di masa lalu," ujar pria yang akrab disapa Bamsoet melalui rilis tertulis, Jumat (23/8/2019).

Disisi lain, Masoet dan Tim DPR RI Pemantau Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat akan segera meminta waktu untu bertemu Presiden Joko Widodo.

Pertemuan tersebut guna melakukan rapat konsultasi membahas penyeleesaian berbagai peristiwa di Papua dan Papua Barat.

Hal tersebut sebagai langkah konkret DPR RI membantu pemerintah pusat agar kondiri di Papua dan Papua Barat bisa kembali kondusif.

Tim DPR RI Pemantau Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat yang terdiri dari Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Papua dan Papua Barat sudah berkunjung ke Surabaya.

Baca: KPK Amankan Uang Rp 130 Juta Saat Geledah Kediaman Kabid SDA Dinas PUPKP Yogyakarta

Baca: Di Hotel bareng sang Istri, Mantan Bupati Garut Aceng Fikri Justru Terjaring Razia Satpol PP

Baca: Gempa Hari Ini: BMKG Infokan Gempa 4 SR Guncang Kabupaten Bogor, Terasa hingga Sukabumi

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo seusai menghadiri Rapat Paripurna ke-16 pembukan Masa Persidangan V DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/5/2019). (KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)




Halaman
12
Penulis: saradita oktaviani
Editor: Melia Istighfaroh






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved