TRIBUNNEWSWIKI.COM - Telah terjadi insiden penembakan di festival makanan Gilroy Garlic Festival di California Utara pada Minggu (28/7/2019) malam waktu California atau Senin siang waktu Indonesia.
Dilaporkan oleh BBC , video amatir dari postingan Twitter akun @wavyia menunjukkan detik-detik terjadinya insiden penembakan tersebut.
Tiga orang dilaporkan tewas dalam insiden itu sementara puluhan lainnya luka-luka.
Aparat kepolisian dan petugas medis dilaporkan segera bergegas ke lokasi kejadian.
Baca: Ajukan Rehabilitasi, Jefri Nichol dan Robby Ertanto Jalani Proses Assessment Selama 6 Jam
Video amatir ini menampilkan pengunjung festival yang berlari menyelamatkan diri saat kerusuhan terjadi.
Tampak dalam video amatir banyak pengunjung festival yang berhamburan ketakutan dan kebingungan ketika suara letupan keras terdengar.
"Ada apa?,"
"Siapa yang menembak di festival bawang?". kata seseorang dalam video.
Dilaporkan The New York Times, anggota dewan kota setempat, Dion Bracco berkata bahwa ada tiga orang terbunuh dan 12 orang terluka.
Bracco belum sepenuhnya memastikan apakah 12 orang yang terluka tersebut termasuk tiga orang yang tewas.
NBC Bay Area mengutip wawancara dengan petugas medis yang memberitahukan ada 11 orang yang "terjatuh" akibat penembakan itu.
Masih dalam tahap konfirmasi, petugas rumah sakit setempat belum menjawab kabar tersebut.
Gubernur California Gavin Newsom berkata pihaknya sedang memantau situasi dan kondisi dari dekat.
Sesaat laporan insiden penembakan ini, Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat cuitan dalam akun twitter-nya:
"Polisi berada di tempat penembakan di Gilroy, California. Kabarnya penembak belum ditangkap. Hati-hati dan tetaplah dalam posisi aman!" cuit Donald Trump.
Baca: Hari Harimau Sedunia
Keterangan Saksi
Beberapa saksi mata melaporkan kondisi kejadian ke beberapa media setempat.
Evenny Reyes (13) berkata pada awalnya ia mengira tembakan itu adalah kembang api.
Namun ia melihat ada seseorang dengan kaki terluka.
"Kami baru saja akan pergi dan kami melihat ada seseorang dengan kaki diperban karena ia tertembak," ucap Reyes pada San Jose Mercury News.