Vaksinasi Covid-19 Digelar di RSUD Kembangan, Antrian Puluhan Lansia Timbulkan Kerumunan

Vaksinasi Covid-19 digelar di RSUD Kembangan, Jakarta Barat, foto antrean panjang lansia mengular sampai ke jalan viral di media sosial.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-vaksin-covid-19shutterstocksolarseven.jpg
SHUTTERSTOCK/solarseven
Ilustrasi vaksin Covid-19


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Antrian panjang puluhan lansia yang hendak divaksin covid-19 di RSUD Kembangan, Jakarta Barat, timbulkan kerumunan.

Antrean lansia yang mendaftar vaksin tersebut terlihat mengular sampai ke jalan.

Para lasia itu terlihat menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan menjaga masker.

Meskipun antrean panjang tersebut terlihat menimbulkan kerumunan.

Diketahui, RSUD Kembangan menargetkan 150 lansia yang akan mendapat vaksin corona setiap harinya.

Diketahui bahwa lansia menjadi kelompok yang kini mendapat giliran vaksinasi corona.

Dilakukan bertahap di Jakarta, vaksinasi corona menyasar sekitar 21 juta orang lansia di seluruh Indonesia.

antrean vaksin covid-19 lansia di rsud kembangan
Tangkapan layar video antrean panjang ratusan lansia menerima vaksin Covid-19 di RSUD Kembagan, Jakarta Barat.

Penolak sanksi diajak berdiskusi

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mulai melunak soal sanksi bagi warga yang menolak disuntik vaksin Covid-19.

Sebelum dijatuhi sanksi berlapis, politisi Gerindra ini menyebut, pihaknya bakal lebih dulu mengajak penolak vaksin berdiskusi.

"Pertama kami mengedukasi, musyawarah dulu, diskusi. Mudah-mudahan tidak langsung dipidana," ucapnya, Kamis (18/2/2021).

Dengan pendekatan persuasif, warga yang tadinya menolak divaksin pun diharapkan mau divaksin.

Baca: Bangka Belitung Mulai Fokus Vaksinasi Covid-19 Tahap II pada Lansia, Siap Dimulai Awal Maret 2021

Baca: Ribuan Pemuka Agama Jalani Vaksinasi Covid-19 Hari Ini, Masjid Istiqlal Dipilih sebagai Lokasi

"Kalau memang setelah sedemikian upaya kita masih juga ngeyel, tak ada kesadaran, ya tentu kami harus beri sanksi," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan, bakal memberikan sanksi kepada masyarakat yang menolak divaksin.

Sebab, program vaksinasi penting untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

"Kalau boleh dibilang memang (vaksinasi) wajib, tidak boleh main-main dengan vaksin ini karena itu menyelamatkan seluruh orang di dunia," ucapnya, Rabu (17/2/2021).

Dengan disuntik vaksin Covid-19, Ariza menyebut, kita bisa menyelamatkan orang-orang tercinta.

"Tidak hanya orang di rumah, di lingkungan, tetapi bahkan warga sebangsa-setanah air, bahkan warga seluruh dunia, karena kita kan berinteraksi," ujarnya.

"Jadi, mohon diperhatikan, vaksin ini bukan hanya untuk kita, tetapi untuk seluruh warga," tambahnya menjelaskan.

Bila ada yang menolak divaksin, sanksi tegas bakal diberikan pemerintah kepada orang tersebut.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved