TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sebelum mengolah daging sapi menjadi varian masakan, mari mengenal daging sapi.
Mulai dari jenis, komposisi kimia, kandungan gizi, manfaat, dan risiko kesehatan.
Apa itu Daging Sapi?
Daging sapi adalah daging yang didapatkan dari sapi.
Pada umumnya digunakan untuk keperluan konsumsi makanan.
Daging sapi memiliki definisi sebagai semua jaringan daging binatang sapi dan semua produk hasil pengolahan jaringan-jaringan dalam daging tersebut.
Baca: Idul Adha 2020, Tidak Makan Daging Sapi dan Kambing? Ini 10 Makanan Alternatif Tinggi Protein
Sederhananya, daging sapi adalah bagian dari binatang sapi yang digunakan manusia sebagai bahan makanan serta komoditas yang kaya akan protein hewani.
Konsumsi daging sapi di Indonesia pada tahun 2004 mencapai 447.908 ton.
Pada tahun selanjutnya menurun cukup signifikan menjadi 302.203 ton.
Penurunan konsumsi masih terus berlanjut hingga tahun 2006.
Tahun 2007 konsumsi daging sapi meningkat mencapai 453.844 ton dan selanjutnya tahun 2008 menurun mencapai angka 395.035 ton.
Namun demikian, konsumsi daging sapi diperkirakan akan meningkat tiap tahunnya dan akan terus meningkat seiring dengan membaiknya perekonomian Indonesia.
Di setiap negara, penggunaan daging ini berbeda-beda tergantung dari cara pengolahannya.
Sebagai contoh dari luar negeri, daging iga dan t-bone sangat umum digunakan di Eropa dan di Amerika Serikat sebagai bahan pembuatan steak.
Bagian sapi ini sangat banyak diperdagangkan di dunia.
Baca: Resep Masakan Mudah dan Enak Saat Idul Adha, Mulai dari Olahan Daging Kambing dan Sapi
Di Indonesia dan di berbagai negara Asia lainnya daging ini banyak digunakan untuk makanan berbumbu dan bersantan.
Selain itu ada beberapa bagian daging sapi lain seperti lidah, hati, hidung, jeroan dan buntut hanya digunakan di berbagai negara tertentu sebagai bahan dasar makanan.
Daging sapi memiliki kandungan kalori 207 kkal, protein 18,8 g dan lemak 14 g.
Serat daging sapi lebih kasar dibandingkan dengan serat daging domba atau kambing.
Jenis