Tersangka juga sempat menawarkan bagian tubuh korban ke warga sekitar dengan cara mengacungkan bagian daging korban kepada warga.
Dari hasil keterangan saksi, tersangka menawarkan dengan menyebut 'daging anyar (daging baru)' kepada warga di sekitar lokasi.
Identitas korban saat ini masih belum diketahui.
Pihaknya masih melakukan penyelidikan lanjutan terkait identitas korban. Korban juga sudah dimakamkan di Pemakaman Santiong, Kecamatan Banyuresmi.
Video sebelum aksi ODGJ mutilasi ODGJ di Garut ini viral di media sosial. Pelaku yang kini diketahui bernama Erus sempat bersama korban yang juga sesama ODGJ.
Dalam video yang beredar, Erus terlihat mengikat tangan dan menuntun korban di wilayah Desa Sancang, Garut.
Keduanya berjalan bersama dengan kondisi tubuh mereka yang tampak lusuh. Kebersamaan pelaku dan korban itu bahkan sempat diabadikan warga lain.
Setelah diamankan polisi, pelaku Erus ditahan di balik jeruji.
Bak tak terjadi apa-apa, pelaku Erus tersenyum meski ditahan di balik jeruji.
Erus tersenyum saat didatangi sejumlah warga dan tokoh masyarakat setempat di Polsek Cibalong.
Karena gelagat anehnya itu, kondisi Erus masih didalami.
Kasat Reskrim Polres Garut mengatakan pihaknya masih mengumpulkan CCTV untuk mengetahui lebih detail kronologi kejadian tersangka memutilasi korban.
Tersangka melakukan aksinya menggunakan pisau yang didapat dari rumah warga yang ditinggalkan pemiliknya.
Rumah tersebut kerap dijadikan sebagai gudang penyimpanan atau tempat membuat perkakas.
"Tersangka mendapatkan senjata tajam dari TKP. Rumahnya itu pandai besi, tempat membuat senjata tajam," kata Ari.