Awal mula peristiwa tragis kasus ODGJ mutilasi ODGJ di Garut terungkap setelah ada warga yang menyaksikan.
Nining (43), seorang warga, menemukan pelaku sedang memutilasi korban di pinggir jalan. Mulanya dari kejauhan, Nining mengira pelaku memotong daging ayam. Setelah dihampiri, Nining kaget ternyata pelaku sedang memotong jasad manusia.
"Saya sempat lihat orang itu memotong daging di pinggir jalan, kirain motong daging ayam. Kaget, ya Allah, ternyata daging manusia. Ada kepalanya. Saya langsung lari," ujar Nining.
Baca: Tampang Erus Pelaku Mutilasi Garut Nyengir saat Difoto, Dikira Potong Ayam saat Mutilasi Tubuh Orang
Erus dan korbannya diduga kuat adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Saat dipergoki warga, Erus terlihat hanya diam, duduk jongkok memegangi bagian jenazah yang telah terpotong.
Erus (32) ternyata juga memakan potongan daging korban setelah melakukan aksinya.
Hal tersebut terungkap melalui video viral yang direkam warga saat memergoki tersangka saat kejadian di Jalan Raya Cibalong, Kampung Bantar Limus, Desa Sancang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (30/6/2024).
Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Ari Rinaldo, membenarkan video tersebut tengah viral di media sosial.
Pihaknya menyebut tengah melakukan pendalaman terkait kejadian tersebut.
"Dalam video, tersangka memang memakan sesuatu, tapi kami tidak bisa memastikan apakah itu potongan tubuh korban," ujarnya kepada awak media, Selasa (2/7/2024).
Tindakan Erus yang terekam video sedang mengunyah diduga potongan tubuh korban menunjukkan dia kanibal.
Aksi ini mirip dengan kasus Sumanto yang mencuat pada 2003 silam. Sumanto melakukan pencurian dan praktik kanibalisme terhadap mayat bernama Mbok Rinah.
Dalam penyelidikan polisi, Sumanto mengakui telah memakan tiga jasad termasuk jasad Mbok Rinah karena alasan ekonomi.
Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Ari Rinaldo, mengatakan Erus memotong bagian tubuh korban menjadi 12 bagian.
Salah satu bagiannya dimasukkan ke dalam karung bekas, sedangkan bagian badan, pinggul, dan kaki korban sudah tergeletak di tanah.