Tips Menyimpan Daging Kurban Idul Adha agar Tahan Sampai 6 Bulan

Penulis: Ika Wahyuningsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tips Menyimpan Daging Kurban Idul Adha agar Tahan Sampai 6 Bulan

2. Beri catatan tanggal

Memberikan catatan tanggal ke daging yang ingin dimasukkan ke dalam kulkas berguna untuk menghindari seseorang lupa akan waktu ia memasukkan daging pertama kali.

Hal itu bertujuan untuk mengontrol dengan tepat kapan waktu penyimpanan daging dan apa jenis daging yang disimpan.

Mencatat waktu penyimpanan juga akan memudahkan mengontrol masa simpan.

Pada suhu standar kulkas, daging merah seperti daging sapi, kambing, domba, bisa disimpan 4-5 hari.

Pada suhu freezer, daging merah bisa disimpan hingga 4-12 bulan, tapi sebaiknya lebih cepat diolah.

3. Cek kondisi kulkas dan freezer

Hal pertama yang perlu kamu perhatikan sebelum meletakkan daging ke dalam kulkas atau freezer adalah mengecek kondisinya terlebih dahulu, apakah bersih atau tidak pada seluruh bagiannya.

Jika terlihat kotor, maka kamu perlu membersihkannya agar bakteri yang mungkin ada di kulkas dan freezer tidak mengontaminasi daging.

Selain kebersihan, suhu kulkas dan freezer harus diperhatikan untuk menjaga kualitas daging selama disimpan.

Pastikan suhu freezer berada di bawah 10 derajat dan kulkas di bawah 4 derajat celsius.

4. Potong daging menjadi beberapa bagian

Daging yang ingin disimpan ke dalam kulkas atau freezer sebaiknya dipotong-potong dahulu sesuai kebutuhan harian.

Hal ini berguna untuk memudahkanmu mencairkan daging.

Cara Mengempukkan Daging Kurban

Tips Menyimpan Daging Kurban Idul Adha agar Tahan Sampai 6 Bulan (Tribun Jogja)

Oleh karena itu, simak 8 cara mudah untuk membuat daging alot menjadi lembut seperti yang dikutip dari Tasty of Home berikut ini:

1. Lembutkan tekstur daging secara manual

Beberapa bagian daging merah memiliki jaringan otot yang kuat.

Itulah yang menyebakan bagian tersebut menjadi alot ketika dikonsumsi.

Untuk melembutkannya, perlu sedikit usaha yaitu menggunakan palu pelembut daging dengan gerigi.

Pukul-pukul daging dengan palu secukupnya, namun jangan sampai hancur ya!

2. Gunakan zat penghancur protein

Jika ingin mengolah daging dengan ukuran besar, gunakan zat penghancur protein agar membuatnya lembut.

Ganti nanas dan daun pepaya dengan air perasan lemon, cuka, atau buttermilk.

Selain bisa melembutkan daging, ketiga bahan tersebut juga sekaigus menjadi pelengkap bumbu.

Jadi kalian tak perlu mencuci daging, tidak seperti ketika menggunakan air perasan daun pepaya yang pahit.

3. Jangan lupa beri garam

Meski ada beberapa orang lebih menyukai daging mentah atau tanpa bumbu, namun jangan lupakan garam.

Sedikit garam akan membuat daging menjadi lebih lembut dan lembab.

Trik inilah yang membuat daging terasa juicy.

Taburi sedikit garam atau secukupnya pada daging.

Kalian bisa menyimpan daging yang telah diberi garam ini lebih dari 24 jam.

4. Biarkan daging memiliki suhu yang sama dengan suhu ruang

Tips ini sangat berguna untuk daging dari hewan pemakan rumput seperti sapi dan kambing.

Karena tidak memiliki banyak lemak, tipe daging ini lebih baik jangan dimasak terlalu matang.

Sebelum dimasak, biarkan daging di tempat terbuka agar menyesuaikan dengan suhu ruangan selama 30 menit.

Cara ini akan membuat daging lebih matang merata tanpa harus dimasak terlalu lama.

5. Masak daging dengan api kecil

Daging yang mahal biasanya memang tak perlu dimasak lama untuk mendapatkan kematangan dengan tekstur yang empuk.

Namun untuk daging kurban yang beraneka jenis, butuh waktu lama untuk memasak.

Dengan catatan, gunakan api kecil saat memasak daging yang alot.

Semakin lama dimasak, maka kolagen dalam daging akan meluruh sehingga akan membuat daging menjadi lebih lembut.

Bersabarlah karena cara ini akan membuat daging matang dalam waktu 4 hingga 5 jam.

6. Jangan masak daging terlau matang

Daging yang terlau matang akan terasa lering dan alot ketika dikonsumsi.

Jika perlu, gunakan termometer daging yang menunjukkan temperatur panas hingga ke lapisan dalam.

Untuk bagian tenderloin, 125 derajat Fahrenheit cukup untuk membuat bagian dalam daging matang sempurna.

Namun untuk bagian otot, gunakan suhu hingga 195 derajat Fahrenheit.

7. Diamkan daging yang sudah matang

Terutama untuk daging panggang, diamkan beberapa saat sejak diangkat dari panggangan.

Jika tidak, kalian akan mendapati daging bertekstur kering dan alot.

Diamkan sekira 5 menit per satu inchi ketebalan daging.

Tips ini akan membuat kaldu dalam daging menyebar ke dalam.

Sehingga nantinya kalduakan membuat daging menjadi lebih juicy.

Apabila daging yang baru saja dipanggang langsung dipotong, maka kaldu justu akan merembes keluar daging.

8. Potong memutus garis serat daging

Jika diperhatikan, daging memiliki pola seperti serat-serat memanjang.

Apabila kalian memotongnya secara paralel, maka kalian akan memakan daging yang sulit dikunyah.

Usahakan potong daging dengan memutus urat daging atau berlawanan dengan jalur seratnya.

Cara ini akan membuat daging yang dimasak akan lebih mudah dikunyah meskipun tidak selembut daging has dalam.

(TRIBUN JATIM/TRIBUNNEWSWIKI)

Baca berita terkait daging kurban di sini



Penulis: Ika Wahyuningsih
BERITA TERKAIT

Berita Populer