Lalu pada 20 Februari 2024, para pelaku bersama korban berangkat Bogor.
Saat akan kembali ke Jakarta, mobil yang mereka tumpangi mampir ke toilet di kawasan Jalan Bukit Pelangi Sentul, Bogor.
Baca: Viral Video Kaki Bocah Putus Ditebas ODGJ di Buton, Korban Tak Nangis Sama Sekali, Ini Kronologinya
"Di tengah jalan, DA dan DT pura-pura buang air kecil. Nah, kebetulan korban ini duduk di kursi depan. Kemudian RZ sebagai eksekutor duduk di jok kiri belakang dan menjerat korban dari belakang dengan menggunakan ikat pinggang," katanya.
Setelah dipastikan meninggal, korban dipindahkan ke jok belakang dan dipakaikan masker, kemudian dibawa bermalam di Jakarta.
Besoknya pada 21 Februari 2024 siang, para pelaku berencana membawa mayat korban ke Pangandaran, melalui tol Cipali-Cirebon.
Namun baru sampai Kuningan, mobil yang ditumpangi para pelaku dan korban mengalami mogok.
"Kemudian dinaikan ke atas towing dan diturunkan di penginapan Cisaga Indah pada 22 Februari 2024, sekitar pukul 06.00 WIB," kata Kombes Pol Surawan.
Pada 23 Februari 2024 siang, DP kembali menghubungi towing untuk mengantar mobil mereka ke bengkel yang ada di dekat Tugu Gajah, Kota Banjar.
"Pas ditowing itu, mereka semua duduk di mobil. Sampai ke Banjar, karena sparepartnya harus menunggu, mereka membuang jenazahnya ke jurang (dekat bengkel)," ucapnya.
Baca: Polisi Resmi Tetapkan 12 Orang Tersangka Kasus Bully di SMA Binus, Begini Nasib Anak Vincent Rompies
Motif di balik pembunuhan ini adalah asmara, yang mana Devara si otak pelaku ini cemburu terhadap korban.
Hingga akhirnya dia meminta RZ untuk membunuh korban dengan dijanjikan imbalan Rp 50 Juta
"Pembunuhan ini atas permintaan dari DV (Devara), yang cemburu gak mau diduakan oleh DT (Didot) dengan korban," ujar Surawan.
Diketahui, Didot ini memiliki dua kekasih yakni Devara dan korban.
Namun Devara tidak terima dengan hal tersebut.
"Ini kan karena pacaran aja, si DT punya pacar dua, DV sama korban, namanya cemburu, dia gak mau diduakan," tambahnya.
Mayat Indriana pertama kali ditemukan oleh pengendara motor yang mencium aroma busuk di pinggir tebing Jalan Raya Banjar-Cimaragas Ciamis, Kota Banjar pada Minggu 25 Februari 2024.
Setelah dicek, ternyata mayat seorang perempuan terbungkus selimut.
Kemudian belakangan diketahui bahwa korban ini bernama Indriana, warga Cipinang, Jakarta Timur.
(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini