"Setelah saya ngomong gitu dia turun, terus saya turun juga dari kendaraan saya," ungkap Hasan.
Kemudian Mat Tanjar pun langsung menampar Hasan Busri.
"Dia pegang (baju) dengan tangan kanan, namparnya dengan tangan kiri itu," tandasnya.
Mat Tanjar kemudian meminta Hasan Busri untuk pulang dan mengambil senjatanya.
Singkat cerita carok Hasan Busri dan Wardi melawan Mat Tanjar cs terjadi.
Dalam carok maut tersebut, Hasan Busri dan Wardi menewaskan Mat Tanjar, Najehri (42), Mat Terdam, dan Hafid (45).
Kakak beradik itu kini telah resmi menjadi tersangka.
Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya mengurai ancaman hukuman untuk Hasan Busri dan Wardi.
“Penerapan Pasal 340 KUHP, seumur hidup,” ucap AKBP Febri Isman Jaya didampingi Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Heru Cahyo di Mapolres Bangkalan, Minggu (14/1/2024).
Kondisi keluarga korban Mat Tanjar, yang tewas dalam tragedi carok di Madura, Jawa Timur cukup menjadi sorotan publik.
Lebih dari sepekan insiden berdarah yang terjadi di Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura itu masih menuai sorotan.
Diketahui tragedi yang terjadi Jumat 12 Januari 2024 malam lalu menewaskan Mat Tanjar, Mat Terdam, Najehri dan Hafid.
Mat Tanjar, Mat Terdam, Najehri dan Hafid tewas usai duel carok melawan Hasan Busri dan Werdi.
Saat ini, jasad ke-empat korban telah dimakamkan oleh kelauarganya masing-masing.
Sementara itu, pelaku Hasan Busri dan Werdi sudah diamankan aparat kepolisian Polres Bangkalan.
Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya mengatakan, kedua pelaku saat ini sudah diamankan dan terancam hukuman penjara semuru hidup.
“Penerapan Pasal 340 KUHP, seumur hidup,” ucap AKBP Febri Isman Jaya didampingi Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Heru Cahyo di Mapolres Bangkalan.
Lalu bagaimana kondisi keluarga korban sekarang?
Sudah lebih dari sepekan berlalu, insiden carok di Madura masih menyimpan duka mendalam bagi keluarga korban.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Desa Bumi Anyar saat diwawancari terkait kondisi keluarga korban Mat Tanjar CS.
Menurut pria yang akrab disapa Pak Bun, insiden carok di wilayah Madura memang cukup sering terjadi.
"Lumayan sering lah (carok) kalau di Madura," terangnya.
Namun, untuk di wilayah desanya ini hingga menelan korban jiwa merupakan kali pertama.
"Pernah ada (di Bumi Anyar) cuma hanya sebatas pembacokan, engga sampai meninggal," kata dia dikutip TribunnewsBogor.com dari kanal youtube TVOneNews.
(tribunnewswiki.com/tribun network)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini