Keseharian dan Peran Geng Tai yang Bully Siswa Binus, Pemilik Warung Ibu Gaul Ungkap Hal Mengejutkan

Penulis: Rakli Almughni
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota Geng Tai yang membully siswa Binus School Serpong

Ketiga berinisial M, ia mencaci-maki dan memukul korban.

Keempat berinisial T, berperan menendang, menonjok, dan memiting leher korban.

Kelima berinisial Z, ia menyuruh korban untuk push up, dan mencubit dada sebanyak 20 kali.

Kemudian yang keenam berinisal FLR bertugas mengikat korban di tembok dengan tali.

Selain itu, FLR juga memegangi tangan korban saat penganiyaan terjadi.

FLR adalah anak sulung dari artis Vincent Rompies.

Terakhir anggota Geng Tai berinisial, E dan R berperan memukul perut serta mencekik leher korban.

Akan tetapi pihak kepolisian belum mengkonfirmasi terkait kebenaran daftar nama dan peranan Geng Tai dalam perundungan tersebut.

Baca: Marah Besar, Vincent Rompies Maki-maki Pelaku Perundungan, Anaknya Kini Diduga Bully Siswa Binus

Kondisi korban

Tak hanya sekali siswa junior di Binus School Serpong mendapatkan perundungan yang dilakukan oleh sekelompok kakak kelasnya.

Ternyata dari penyelidikan polisi, telah terjadi perundungan sebanyak dua kali terhadap siswa tersebut. 

Kekerasan itu dilakukan pada 2 Februari 2024 dan 13 Februari 2024. 

Terkait kronologi, polisi masih belum membeberkan secara pasti. 

Pihaknya tengah mendalami keterangan dari saksi-saksi ataupun mengumpulkan bukti-bukti. 

"Rencana hari ini melakukan gelar perkara untuk peningkatan status dari penyelidikan menjadi penyidikan," ujar Kepala Satuan Reserse Kepolisian Resor Tangerang, AKP Alvino Cahyadi seperti dilansir Kompas pada Selasa (20/2/2024). 

Alvino melanjutkan pihak kepolisian sudah memeriksa orang tua pelaku. 

Namun, ia belum mau menjelaskan lebih lanjut berapa jumlah pelaku, inisial pelaku dan korban. 

Ia juga masih bungkam terkait kronologi terjadinya perundungan. 

"Kondisi korban rawat jalan. Usia korban anak dibawah 18 tahun. Dijadwalkan pemeriksaan psikologis terhadap korban," tambahnya. 

Sementara itu, setelah dilakukan visum, korban mengalami luka memar di sekujur tubuhnya. 

Bahkan korban menderita luka bakar akibat perundungan. 

"Di sebagian tubuhnya ada banyak luka memar, juga ada luka bakar akibat terkena suatu benda panas," kata Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polres Tangerang Selatan Inspektur Dua Galih. 

(tribunnewswiki.com/tribun network)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini



Penulis: Rakli Almughni

Berita Populer