Mengenal Jeruk Mandarin, Buah Simbol Keberuntungan dan Kemakmuran Dalam Tahun Baru Imlek

Penulis: Ika Wahyuningsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Buah Jeruk Identik Selalu Ada saat Perayaan Imlek

Buah jeruk juga melambangkan kesuburan dan kelimpahan.

Warna jeruk yang cerah juga dianggap membawa energi positif dan kegembiraan, sehingga sering ditemukan dalam dekorasi Imlek.

Jeruk juga sering diberikan sebagai hadiah selama perayaan Imlek sebagai tanda harapan untuk keberuntungan dan kesuksesan.

Beberapa orang juga menempatkan jeruk di meja makan atau di depan rumah mereka sebagai simbol keberuntungan.

Bahkan dalam tradisi Tionghoa, simbol-simbol yang membawa keberuntungan sangat dihargai, dan buah jeruk menjadi salah satu dari mereka yang umum digunakan dalam perayaan Imlek untuk menciptakan suasana yang positif dan penuh harapan untuk tahun yang akan datang.

Baca: Jeruk Mandarin (Citrus reticulata)

Tradisi Saling Bertukar Jeruk Saat Imlek

Bertukar jeruk mandarin saat berkunjung ke rumah merupakan tradisi dan sebagai bentuk penghormatan.

Sementara untuk tradisi Imlek lainnya adalah meletakkan jeruk bersama amplop merah (angpau) di samping bantal anak-anak di setiap keluarga China.

Mereka percaya kegiatan ini akan membawa keberuntungan kepada anak-anak itu.

Masyarakat China juga menaruh jeruk di tempat beras saat Imlek.

Hal ini dipercaya akan membawa berkah baik untuk seluruh anggota keluarga.

Kebahagiaan dari Memberi

Jeruk ini disebut jeruk mandarin karena dulu konon buah ini hanya disediakan dan diberikan untuk para pejabat di Tiongkok kuno saja.

Tapi seiring berkembangnya zaman, saat ini buah jeruk mandarin sudah bisa dinikmati dan dibagikan ke siapa saja.

Maksud dari memberikan jeruk mandarin ke siapa saja termasuk sanak keluarga adalah agar rezeki kita terus bertambah.

Masyarakat Tionghoa mempunyai kepercayaan bahwa rezeki yang kita miliki datang dari usaha dan kerja keras.

Saat kita sudah mendapatkan sesuatu, maka kita tidak boleh lupa bersyukur dan kembali berbuat kebaikan.

Karena dengan bersyukur dan berbagi, semua rezeki dan kebahagiaan juga tidak pernah habis mengalir, sehingga kita tidak akan merasa kekurangan.

Jeruk Memiliki Rasa yang Beragam

Selain bentuk dan kebiasaan berbagi, rasa jeruk yang beragam, mulai dari asam hingga manis juga menjadi penyebab jeruk dipilih sebagai sajian saat Imlek.

Rasa buah jeruk yang beragam sama dengan kehidupan manusia, yaitu tidak selamanya kehidupan kita berasal dari sesuatu yang manis.

Tapi ada juga pengalaman yang pahit, tetapi tetap ada pengalaman dan kenangan yang manis, teman-teman.

(TRIBUNTRAVEL/TRIBUNPONTIANAK/TRIBUNKALTIM/TRIBUNNEWSWIKI)



Penulis: Ika Wahyuningsih
BERITA TERKAIT

Berita Populer