Padahal saat itu Hasan Busri sempat dikeroyok dan pegangi oleh pelaku.
Namun Hasan Busri merebut celurit milik korbannya.
Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya mengatakan saat cekcok awal, Hasan Busri sempat dikeroyok korban, Mat Tanjar dan Mat Terdam.
"Sempat pelaku dipukul korban bahkan dipegangi salah satu teman korban. Tak tertima korban ini mengajak duel, pelaku disuruh pulang ke rumah, saat pulang bertemu saudaranya. Mengambil celurit," jelas Febri.
Meski tak mendapat izin dari ibunya, Hasan Busri tetap berkukuh kembali ke lokasi cekcok dengan Mat Tanjar.
Baca: Masih Ingat Cut Rashya Anak SD yang Viral Diwawancara? Kini Tumbuh Dewasa, Ini Potret Terbarunya
Hasan dibonceng Wardi ke lokasi.
Kata Febri sesampainya di lokasi meski laju motor belum berhenti namun Hasan sudah lompat.
Ia langsung lari ke arena carok Bangkalan Madura.
"Langsung lompat masuk ke arena untuk duel," katanya.
Di lokasi kata Febri, terdapat 10 orang.
"Yang turun ke arena 4-5 orang," jelasnya.
Hasan Busri bercerita ia sempat dipukul oleh Mat Tanjar.
Saat itu pula, Mat Terdam mengeluarkan celurit.
Hasan kemudian merebut celurit tersebut.
"Turun mukul, yang megang adiknya, Mat Terdam. Mat Tanjal mukul saya, adiknya ngeluarin celurit, nah itu saya pegang celuritnya," kata Hasan Busri atau Hasan Tanjung.
Saat pertarungan carok, Hasan tak bisa bercerita banyak.
Karena ia tak mengetahui betul siapa-siapa yang menjadi lawannya.
Ia hanya mengingat sempat dikejar oleh Mat Tanjar.
Bahkan perkiraan Hasan Busri, carok bersama adik melawan 4 orang ini berlangsung kurang dari satu menit.
"Kejadian gak tau, gak sampai semenit kejadian itu. Yang kejar Mat Tanjar," katanya.
Bahkan saat bercerita, Hasan Busri sempat tertawa ketika mengingat sosok yang mengejarnya.
"Saya gak tau yang ngejar saya itu siapa," kata Hasan Busri sambil tertawa.
Tak ayal atas pertarungan Hasan Busri bersama Wardi ini 4 orang tewas.
(tribunnewswiki.com/surya.co.id/tribun bogor)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini