Pemilu 2024, Kapolri Listyo Sigit: Kita Cari Pemimpin yang Bisa Melanjutkan Estafet Kepemimpinan

Penulis: Rakli Almughni
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kapolri Listyo Sigit Prabowo berbicara kepada media usai mengikuti upacara pembentukan pasukan keamanan gabungan TNI dan Polri pada KTT ASEAN ke-43 tahun 2023 di Taman Monas, Jakarta, 1 September 2023.

"Rakyat bisa menilai, tapi saat ini rakyat cukup waspada, bahwa suara mereka harus tercermin dalam tabulasi. Karena itu adalah suara milik rakyat," kata Anies di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Jumat (12/1/2024), dikutip dari Tribunnews.

Lebih lanjut Anies menilai setiap presiden memang melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dari presiden sebelumnya.

Baca: Sosok Mbah Oman Abdurohman, Kakek yang Jadi Korban Salah Tangkap, Dapat Uang Ganti Rugi Rp222 Juta

Di setiap fase kepemimpinan itu, lanjut Anies, ada perubahan sekaligus pembaruan.

"Di dalam setiap fase tentu membawa perubahan, karena itu lah setiap era kepemimpinan ada pembaruan. Merugi lah bangsa ini kalau tidak ada pembaruan," ucapnya.

"Jadi Insyaallah kami pun secara kepemimpinan negeri ini berkelanjutan," pungkas mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Respons PDIP

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto juga merespon pernyataan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terkait sosok pemimpin yang bisa melanjutkan estafet kepemimpinan.

Menurut Hasto secara substantif memang harus ada keberlanjutan kepempimpinan.

"Kalau kita lihat dari substansinya memang harus ada kesinambungan dari kepemimpinan. Sehingga sesuatunya tidak dimulai dari nol," kata Hasto kepada awak media di Jakarta Selatan, Jumat (12/1/2024).

Kemudian Hasto menyebutkan bahwa kepemimpinan Megawati di tahun 2001-2004 melanjutkan kepemimpinan terdahulu Presiden Soeharto.

Baca: Nasib Artis Cantik yang Dulu Gagal Nikah dengan Irwan Mussry, Sekarang Siap Nikah Lagi Usai Lulus S3

"Ibu Mega melanjutkan kepemimpinan sebelumnya dari Bung Karno, dari Pak Harto. Kemudian meluruskan hal-hal yang tidak baik, dari kepemimpinan otoriter Pak Harto, kemudian juga dari Gusdur," sambungnya.

Pria kelahiran Yogyakarta, Jawa Tengah ini lalu menyebutkan bahwa capres Ganjar Pranowo nanti akan melanjutkan hal-hal yang baik dari presiden sebelumnya.

"Terutama memperkuat keberpihakan terhadap wong cilik," sambungnya.

Alumni Fakultas Teknik Kimia UGM ini lalu menyebutkan apa yang disampaikan Kapolri merupakan harapan agar pemilu 2024 berjalan netral.

"Suara-suara ditujukan rakyat kepada Kapolri itu menunjukkan bahwa harapan terhadap Polri agar netral, agar tidak membuat pernyataan yang bisa dipersepsikan mendukung pasangan tertentu," jelasnya.

(tribunnewswiki.com/kompas.com/tribunnews.com)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini



Penulis: Rakli Almughni
BERITA TERKAIT

Berita Populer