Sosok Gembong Warsono, Anggota DPRD DKI Fraksi PDIP yang Meninggal & Kerap Mengkritik Anies

Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Politikus PDIP Gembong Warsono (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Kerap mengkritik Anies

Setahun yang lalu Gembong pernah menganggap Anies Baswedan tak pantas lagi memimpin DKI Jakarta. 

Di samping itu, dia menilai impian Anies untuk menjadi presiden terlalu tinggi.

Ucapan Gembong itu disampaikan ketika menanggapi pernyataan politikus Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M. Taufik. 

Sebelumnya, Taufik mengatakan Anies lebih kembali mencalonkan jadi Gubernur DKI Jakarta daripada mencalonkan diri sebagai presiden.

"Itu sah-sah saja (pernyataan Taufik), artinya Pak Taufik bisa melihat bahwa mimpinya Pak Anies jadi presiden itu ketinggian," kata Gembong, Senin, (3/1/2022).

Baca: Mantan Ketua BEM UI Kini Nyaleg DPRD DKI, Dulu Sebut DPR RI Dewan Pengkhianat Rakyat

Gembong terkenal suka mengkritik Anies perihal penanganan banjir.

Dia menyebut penanganan banjir adalah salah satu kebijakan Anies yang layak dikritik karena menjadi janji kampanye Pilgub 2017 silam.

Pada masa pemerintahan Anies, Pemprov DKI Jakarta pernah akan merenovasi 40 rumah yang rawan banjir di Kampung Melayu, Jakarta Timur menjadi rumah model panggung seperti rumah tradisional suku Bugis-Makassar.

"Kalau cuma membangun panggung itu, penyelesaian sementara iya. Tapi nggak permanen penyelesaian itu. Contoh, misalkan daerahnya banjir, memang warga tidak kebanjiran, tapi toh warga nggak bisa ke mana-mana. Mereka membeli cabe nggak bisa juga kan. Apakah konsepnya akan seperti itu, kita tanya Pak Anies dan jajarannya, apakah konsep penanganan banjir seperti itu?, sayang sekali ya," kata Gembong kepada wartawan, Minggu, (4/4/2021).

"Tetapi dalam konsep penataan kota itu tidak akan menyelesaikan masalah. Padahal yang harus kita kejar adalah bagaimana permukiman di daerah aliran sungai itu harus kita entaskan."

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Gembong Warsono di sini.



Editor: Febri Ady Prasetyo
BERITA TERKAIT

Berita Populer