Pada tahun 2018, dia turut didapuk untuk membawa obor Asian Games 2018 yang diarak keliling Sumut
Pada tahun yang sama, dia sukses menyabet sabuk juara kelas ringan One Pride.
Baca: Victoria Lee Petarung MMA Meninggal Dunia di Usia 18 Tahun
Baca: Setelah Konflik dengan India, China Terjunkan Puluhan Petarung MMA Ke Perbatasan
Jeka Saragih memenangkan kejuaran nasional di Yogyakarta dan memperoleh kesempatan mewakili Sumatra Utara dalam perayaan Pekan Olahraga Nasional.
Atlet seni bela diri campuran Indonesia ini sebelumnya bertanding untuk One Pride MMA pada divisi kelas ringan.
Jeka Saragih adalah petarung Indonesia pertama yang dikontrak oleh Ultimate Fighting Championship (UFC).
Kontrak tersebut didapatkan Jeka Saragih meski dirinya dikalahkan Anshul Jubli petarung MMA asal India.
Saat itu Jeka Saragih kalah dalam laga final kelas ringan Road to UFC di Nevada, AS, Minggu (5/2/2023).
Namun meski kalah, otoritas UFC tetap mengapresiasi petarung asal Simalungun ini.
Dengan demikian, Jeka Saragih mencatat sejaran sebagai petarung UFC pertama yang berasal dari Indonesia.
Dilansir BolaSport, Jeka Saragih menampilkan performa apik lewat kemenangan KO brutal pada dua laga sebelumnya di Road to UFC .
Jeka Saragih mampu mencuri perhatian setelah mengalahkan petarung India, Pawan Maan, melalui pukulan memutar sampai membuat lawannya terkapar.
Mantan juara One Pride MMA itu kembali memberikan kejutan pada babak semifinal Road to UFC.
Jeka Saragih melayangkan satu bogem mentahnya menumbangkan Ki Won-bin, petarung Korea Selatan.
Akun media sosial MolaSport memposting soal Jeka Saragih yang telah menandatangani kontrak untuk 5 pertandingan di UFC.
"Jeka Saragih, bersama dengan manajernya Graham Boylan, telah menandatangani kontrak untuk 5 pertandingan UFC, menjadikannya petarung Indonesia pertama di UFC," tulis keterangan tersebut.
Baca: Setelah Khabib Nurmagomedov Pensiun, 5 Petarung Ini Bakal Berebut Posisi Terkuat di Kelas Ringan UFC
Baca: Tak Pernah Kalah, Umar Nurmagomedov Berpeluang Rajai UFC, Lanjutkan Kesuksesan Khabib Nurmagomedov
"Terlepas dari kekalahannya di final #roadtoufc, UFC tetap menawarinya kontrak berdasarkan KO yang menjadi sorotan di ronde-ronde sebelumnya."