Salt artinya garam sedangkan "bae" berarti "baby" atau "sayang" dalam Bahasa Indonesia.
Nama itu dipakai karena Salt Bae viral dengan aksinya yang menabur garam di atas daging.
Gökçe menjadi lebih dikenal luas melalui serangkaian video dan meme viral di Internet pada Januari 2017 yang menunjukkan bahwa dia "dengan ramah" memotong daging dan menaburkan garam.
Baca: Antar Argentina Jadi Juara, Messi: Tuhan Berikan Hadiah Itu kepada Saya
Baca: Profil Kylian Mbappe, Top Scorer Piala Dunia 2022 yang Disebut Kembar dengan Raul Lemos Suami KD
Ketenarannya berasal dari video viral, " Ottoman Steak", yang diposting pada 7 Januari 2017 di akun Twitter restorannya.
Video tersebut dilihat 10 juta kali di Instagram, setelah itu dia dijuluki "Salt Bae" karena caranya yang unik dalam menaburkan garam: menjatuhkannya dari ujung jari ke lengan bawah, dan kemudian jatuh ke piring.
Karena viralnya postingan tersebut, Salt Bae menjadi terkenal dan dia telah melayani berbagai selebriti dan politisi dari seluruh dunia.
Saat ini pihak FIFA sedang menyelidiki Salt Bae dan beberapa orang lain yang memperoleh "akses yang tak semestinya" ke lapangan pada akhir final Piala Dunia di Qatar.
Seperti yang diketahui Salt Bae terlihat memegang dan mencium trofi Piala Dunia ketika merayakan kemenangan bersama pemain Argentina saat Piala Dunia 2022 lalu.
Aturan FIFA menyatakan trofi hanya bisa dipegang oleh sekelompok orang yang "sangat terpilih".
Ini termasuk pemenang turnamen, pejabat FIFA, dan kepala negara.
Dalam sebuah pernyataan kepada BBC Sport, juru bicara FIFA menjelaskan terkait aturan tersebut.
"Menyusul peninjauan, FIFA telah menetapkan bagaimana individu memperoleh akses yang tidak semestinya ke lapangan setelah upacara penutupan di stadion Lusail pada 18 Desember,” jelas juru bicara FIFA, dikutip via Kompas.
"Tindakan internal yang sesuai akan diambil."