Vaksin-vaksin tersebut adalah CoronaVac (Sinovac), Corminatory (Pfizer), AstraZeneca (Vaxzevria dan Kconecavac), Moderna, Zifivax, dan Sinopharm.
Enam vaksin ini ditujukan untuk rentan usia 18 tahun ke atas.
Serta telah memperoleh vaksin primer dosis lengkap setidaknya dalam waktu 6 bulan.
Seluruh jenis vaksin bisa digunakan sebagai booster homolog (sama dengan vaksin primer) atau heterolog (berbeda dengan vaksin primer).
Berikut detail vaksin booster dan efek sampingnya:
Vaksin Sinovac dosis penuh sebagai booster homolog atau untuk vaksin primer sejenis. Terkait efek samping dari suntikan vaksin booster Sinovac, kemungkinan bisa muncul reaksi lokal atau nyeri di lokasi suntikan dengan tingkat keparahan grade satu atau dua.
Vaksin Pfizer dosis penuh sebagai booster homolog atau untuk penerima vaksin dosis lengkap sejenis. Selain itu, dosis setengah vaksin booster Pfizer bisa digunakan untuk vaksin primer Sinovac dan vaksin primer AstraZeneca.
Efek samping yang mungkin muncul atas pemberian vaksin booster Pfizer dapat berupa nyeri otot, demam, dan nyeri sendi.
Baca: Vaksin Booster Bakal Jadi Syarat Bepergian, Kemnehub dan KAI Beri Jawaban Begini
Baca: Akan Jadi Syarat Masuk Mal, Ini Cara Daftar Vaksin Booster di PeduliLindungi
Vaksin AstraZeneca dosis penuh dapat diberikan sebagai booster kepada penerima vaksin primer atau vaksin primer Pfizer. Adapun dosis setengah dari vaksin AstraZeneca digunakan sebagai booster untuk vaksin primer Sinovac.
Efek samping yang mungkin muncul atas pemberian vaksin booster AstraZeneca antara lain nyeri, kemerahan, gatal, pembengkakan, kelelahan, sakit kepala, meriang, dan mual.
4. Vaksin Moderna
Vaksin Moderna dosis setengah diperuntukkan sebagai booster dari vaksin primer sejenis, vaksin primer AstraZeneca, dan vaksin primer Janssen. Untuk efek samping vaksin booster Moderna, kemungkinan yang bisa muncul atas pemberian vaksinnya meliputi lemas, sakit kepala, menggigil, demam, dan mual.
Vaksin Zifivax dosis penuh digunakan sebagai booster untuk penerima vaksin primer Sinovac dan Sinopharm. Terkait efek samping pemberian suntikan vaksin booster Zifivax ini sebagai berikut:
- Timbul nyeri di tempat suntikan
- Sakit kepala