Apa Itu Hepatitis Akut ? Begini Gejala yang Ditimbulkan dan Cara Pencegahannya

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Hepatitis - Kasus hepatitis akut yang terjadi pada anak-anak saat ini belum ada yang bisa memastikan penyebabnya, berikut gejala Hepatitis akut.

Jika berpergian ke daerah yang diragukan kebersihannya, maka hindarilah meminum air lokal, Es, hidangan laut, buah dan sayuran mentah

- Sementara itu, hepatitis yang menular melalui darah yang terkontaminasi dapat dicegah melalui:

• Tidak berbagi jarum obat-obatan

Tidak berbagi alat cukur

Tidak menggunakan sikat gigi orang lain

Tidak menyentuh sembarang darah

- Lebih lanjut, penggunan vaksin adalah kunci kedua dari menghindari hepatitis.

Vaksin tersedia untuk pencegahan perkembangan hepatitis A dan B.

Para ahli sedang mengembangkan vaksin untuk melawan hepatitis C, D dan E. 

Sebelumnya diberitakan, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO melaporkan adanya sekitar 22 dugaan kasus hepatitis akut misterius yang menyerang anak-anak.

Hal tersebut disampaikan oleh Tarik Jasarevic, juru bicara WHO, dalam konferensi pers di Jenewa, Senin (2/5/2022).

"Pada 1 Mei, setidaknya 228 kasus (hepatitis) yang mungkin dilaporkan ke WHO dari 20 negara dengan lebih dari 50 kasus tambahan sedang diselidiki," papar Tarik.

Dilansir dari situs SehatNegeriku dari website Menkes, penyakit hepatitis akut yang sedang melanda dunia diduga telah masuk ke Indonesia setelah tiga anak dilaporkan meninggal dunia akibat terinfeksi penyakit misterius ini.

Kementerian Kesehatan sampai saat ini masih melakukan investigasi melalui pemeriksaan panel virus lengkap dan penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui lebih lanjut penyebab dari penyakit tersebut.

Meski belum diketahui pasti penyebab penyakit Hepatitis Akut pada Anak , Prof. Dr. dr. Hanifah Oswari, Sp. A, yang merupakan dokter Spesialis Anak Konsultan Gastro Hepatologi RSCM FK UI menyebutkan bahwa dugaan awal disebabkan oleh Adenovirus, SARS CoV-2, virus ABV, dll.

Virus tersebut utamanya menyerang saluran cerna dan saluran pernafasan.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengungkapkan bahwa Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan investigasi kontak untuk mengetahui faktor risiko terhadap tiga kasus hepatitis akut pada Anak. 

Hal ini disampaikan pada keterangan pers di Jakarta (5/5).

Baca: Fakta Terkini Seputar 3 Kasus Kematian Diduga akibat Hepatitis Akut Misterius di Jakarta

Baca: Hari Hepatitis Sedunia

“Berdasarkan hasil investigasi kontak terhadap kasus yang meninggal dunia, ketiganya datang ke fasilitas kesehatan pada kondisi stadium lanjut, sehingga hanya memberikan sedikit waktu bagi tenaga kesehatan untuk melakukan tindakan pertolongan” ungkap dr. Nadia.

Pada ketiga kasus ini, anak berusia 2 tahun sudah mendapatkan vaksinasi hepatitis, usia 8 mendapatkan vaksinasi COVID-19 satu kali dan vaksin hepatitis lengkap, dan usia 11 tahun sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dan hepatitis lengkap. Ketiganya negatif COVID-19. Berdasarkan hasil investigasi juga didapati bahwa satu kasus memiliki penyakit penyerta.

Halaman
123


Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer