Pemeran menonjol lainnya termasuk Oh Yeon Soo, yang berperan sebagai penjahat tangguh Noh Hwang Young, Kim Young Min, yang berperan sebagai pengacara ambisius Yong Moon Gu, dan Kim Woo Seok, yang berperan sebagi presiden perusahaan yang gila, muda, dan kaya, Noh Tae Nam.
Ahn Bo Hyun menunjukkan kemampuan aktingnya dalam menggambarkan ambiguitas moral Do Bae Man, yang tidak dapat dengan jelas dicap sebagai jahat atau baik.
Jo Bo Ah menunjukkan kemampuan karakternya untuk berbohong dan menyamar saat dia mengenakan wig merah dan mengadopsi alter ego.
Poin kunci lain dalam drama ini adalah chemistry antara kutub yang berlawanan ini, bukan hanya chemistry emosional tetapi juga chemistry fisik mereka.
Di akhir episode 2, dua jaksa militer memamerkan keterampilan bertarung mereka saat mereka melawan geng yang dikirim untuk mengejar Do Bae Man.
Do Bae Man mulai curiga bahwa Cha Woo In lebih dari yang terlihat, sementara Cha Woo In melihat keuntungan dalam mengendalikannya untuk tujuannya sendiri.
3. Perpaduan seru antara aksi dan komedi
Segera setelah drama Korea ini ditayangkan, orang-orang menjulukinya sebagai drama 'time-flash', karena betapa cepatnya waktu berlalu saat menontonnya.
Cerita yang dinamis membuat pemirsa terpikat dari awal hingga akhir dengan tidak pernah memperlambat langkahnya.
Hanya dalam dua episode, sejarah Do Bae Man dan Cha Woo In sudah terungkap sangat jelas.
Serta kasus-kasus seperti perlakuan istimewa dan pembuatan film ilegal ditangani dengan cepat tanpa membuat penonton frustrasi dengan menyeret keluar adegan.
Drama ini juga menarik pemirsa ke dalam genre asing 'hukum militer' dengan memuaskan indra mereka.
Ini menggunakan adegan aksi yang energik dan serba cepat untuk menyingkirkan orang jahat, terutama untuk menciptakan akhir yang kuat.
Baca: Drama Korea Terbaru Netflix, Juvenile Justice, Angkat Isu Kejahatan yang Dilakukan oleh Remaja
Baca: 5 Momen Berhantu yang Menyentuh Hati di Drama Korea Ghost Doctor yang Sudah Tamat
Di episode 1, Cha Woo In mengenakan wig merah dan menggunakan tangan kosongnya untuk menjatuhkan seorang idol bernama Allen (Park Sang Na ) dan teman-temannya, yang bersalah atas pembuatan film dan distribusi rekaman secara ilegal.
Dalam episode 2, Do Bae Man dan Cha Woo In menunjukkan chemistry fisik dan kemitraan mereka dengan melawan geng bersama-sama.
Cha Woo In menggunakan wiper mobil dengan cara yang kreatif selama pertarungan, sementara musik latar menambahkan ritme menarik yang meningkatkan detak jantung penonton selama adegan tersebut.
Ada juga catatan komedi yang ditaburkan di sepanjang drama.
Meskipun subjeknya bisa dengan mudah menjadi terlalu gelap, naskahnya mencerahkan nada keseluruhan dengan kecerdasan dan komedi, membuat pemirsa tetap tertarik pada apa yang terjadi selanjutnya.
(Tribunnewswiki.com/Natalia Bulan R P)
Baca artikel lainnya terkait Drama Korea selengkapnya di sini